Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Serbia, Novak Djokovic, akhirnya mengakhiri penantian panjangnya selama sembilan tahun di Indian Wells. Melalui pertarungan sengit tiga set, Djokovic berhasil menumbangkan petenis tuan rumah, Aleksandar Kovacevic, dengan skor 6-4, 1-6, dan 6-4, Selasa (10/3) WIB.
Kemenangan ini memastikan tempat Djokovic di putaran keempat turnamen ATP Masters 1000 tersebut untuk pertama kalinya sejak 2017.
Meski menang, perjalanan mantan petenis nomor satu dunia itu tidaklah mudah. Ia harus berjuang keras melewati dua pertandingan tiga set berturut-turut, setelah sebelumnya sempat kesulitan menghadapi Kamil Majchrzak di laga pembuka.
Djokovic memberikan apresiasi tinggi kepada Kovacevic yang tampil impresif sepanjang laga. Hubungan keduanya pun cukup unik karena latar belakang keluarga Kovacevic yang berasal dari Serbia.
"Itu penampilan yang hebat dari Aleks. Kami saling mengenal. Kami berbicara bahasa yang sama. Seluruh keluarganya adalah orang Serbia," ujar Djokovic seperti dikutip dari ATP.
"Senang melihatnya bermain bagus. Ia telah memainkan turnamen yang hebat sejauh ini. Saya tahu sebelum pertandingan bahwa jika ia melakukan servis dengan baik dan memilih titik yang tepat, akan sulit untuk mematahkan servisnya. Dan memang itulah yang terjadi," lanjutnya.
Meskipun memegang rekor lima gelar di Indian Wells, setara dengan Roger Federer, petenis berusia 38 tahun itu mengakui bahwa ia masih beradaptasi untuk menemukan level permainan terbaiknya di gurun California.
Terlebih, ia memiliki catatan kurang memuaskan musim lalu saat tersingkir prematur oleh Botic van de Zandschulp.
Pertandingan melawan Kovacevic sendiri menguras fisik dan mental. Djokovic sempat terlihat memegangi pergelangan kakinya pada gim ketiga set penentu setelah reli panjang.
Namun, pengalaman berbicara banyak; ia mampu menstabilkan ritme permainan saat Kovacevic mulai memberikan tekanan lewat servis-servis tajam.
"Sejujurnya, saya tidak selalu menikmati pertandingan ini," aku Djokovic saat ditanya mengenai tensi tinggi laga tersebut.
"Anda mencoba untuk unggul dalam kondisi seperti ini di mana Anda menghadapi lawan yang bermain tenis luar biasa. Tapi menang dengan susah payah, kan? Itulah yang penting. Saya senang bisa mengatasi tantangan hari ini," tambahnya.
Berdasarkan data statistik, kemenangan ini mempertegas dominasi Djokovic yang telah memenangi 34 dari 35 pertandingan terakhirnya setelah mengamankan set pertama.
Selain itu, ia kini tercatat sebagai petenis tertua kedua yang mencapai babak keempat ATP Masters 1000 sejak 1990, hanya terpaut dari Ivo Karlovic yang mencapai prestasi serupa di usia 40 tahun pada 2019 lalu.
Di babak selanjutnya, tantangan besar telah menanti. Djokovic dijadwalkan akan menghadapi juara bertahan, Jack Draper, yang baru saja memastikan langkahnya usai melibas Francisco Cerundolo dengan skor 6-1 dan 7-5. (Ant/Z-1)
Aryna Sabalenka tampil dominan dan menyudahi perlawanan Naomi Osaka di babak 16 besar Indian Wells dengan skor 6-2 dan 6-4.
Kemenangan dominan 6-3 dan 6-2 atas Maria Sakkari ini memastikan langkah Iga Swiatek melaju ke babak 16 besar Indian Wells.
Carlos Alcaraz sempat kehilangan set pertama dan tertinggal break di awal set kedua sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan skor akhir 6-7 (6), 6-3, dan 6-2.
Jannik Sinner berpotensi menjadi petenis putra pertama yang memenangkan Sunshine Double sejak Roger Federer pada 2017.
Aryna Sabalenka, sukses mempertahankan gelarnya di turnamen WTA 1000 Miami Terbuka setelah menumbangkan unggulan keempat, Coco Gauff, lewat drama tiga set 6-2, 4-6, dan 6-3.
Duet Aldila/Ingrid menyudahi perlawanan Baptista/Stearns melalui drama tiga set dengan skor 6-2, 6-7, dan 10-6 di Miami Terbuka.
Jannik Sinner, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Bosnia dan Herzegovina, Damir Dzumhur. Sinner menutup laga dengan skor identik 6-3 dan 6-3 dalam waktu 70 menit.
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved