Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Indian Wells

Basuki Eka Purnama
10/3/2026 07:46
Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Indian Wells
Petenis Indonesia Janice Tjen(Instagram @janicetjen)

LANGKAH petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, di turnamen WTA 1000 BNP Paribas Terbuka (Indian Wells) 2026 resmi berakhir. 

Janice, yang turun di sektor ganda putri bersama petenis asal Taiwan, Chan Hao-ching, harus mengakui keunggulan lawan di babak 16 besar setelah melalui laga ketat yang berakhir pada Senin (9/3) waktu setempat.

Menghadapi unggulan ketujuh, pasangan Cristina Bucsa (Spanyol) dan Nicole Melichar-Martinez (Amerika Serikat), duet Janice/Chan dipaksa menyerah lewat drama super tie-break dengan skor akhir 7-6 (10), 4-6, dan 5-10. 

Kekalahan ini memastikan perwakilan Indonesia tersebut gagal melaju ke perempat final di ajang yang berlangsung di Indian Wells, Amerika Serikat.

Drama Tie-break yang Melelahkan

Pertandingan sejak awal berjalan sangat berimbang. Kedua pasangan menunjukkan kekuatan servis yang solid sebagai senjata utama. 

Berdasarkan catatan statistik WTA, Janice/Chan tampil sangat dominan pada set pertama dengan memenangi 87% poin dari servis pertama mereka.

Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga kedudukan imbang 3-3, sebelum Janice/Chan sempat mengambil keunggulan di gim ketujuh. 

Namun, ketangguhan Bucsa/Melichar-Martinez memaksa set pertama diselesaikan melalui fase tie-break. 

Dalam perebutan poin yang sangat panjang, Janice/Chan menunjukkan ketenangan luar biasa dengan memenangi 12 dari 22 poin tie-break untuk menutup set pertama dengan skor 7-6 (10).

Momentum yang Bergeser

Memasuki set kedua, Janice/Chan sebenarnya sempat memimpin di awal laga. Meski mencatatkan persentase servis pertama yang cukup tinggi sebesar 77,8%, hal itu belum cukup untuk membendung kebangkitan lawan. Bucsa/Melichar-Martinez tampil lebih agresif dengan memenangi 83,3% poin servis pertama mereka.

Pasangan Spanyol/AS tersebut bermain sangat efisien dengan mengonversi seluruh peluang break point yang mereka dapatkan. 

Keunggulan tersebut membawa mereka merebut set kedua dengan skor 4-6, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Pada set ketiga yang menggunakan format super tie-break, satu kesalahan ganda (double fault) dari kubu Janice/Chan menjadi celah fatal. 

Kesalahan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Bucsa/Melichar-Martinez untuk menjaga momentum hingga akhirnya menutup pertandingan dalam durasi satu jam 46 menit.

Kandas di Dua Sektor

Hasil ini melengkapi catatan pahit bagi Janice Tjen di BNP Paribas Open 2026. 

Sebelumnya, petenis muda Indonesia ini juga harus menelan kekalahan di sektor tunggal putri. Langkahnya terhenti di babak pertama setelah kalah tipis dari Jaqueline Cristian dengan skor 6-4, 4-6, dan 6-7(8).

Dengan hasil ini, Bucsa/Melichar-Martinez melaju ke babak perempat final untuk menanti pemenang antara pasangan Ingrid Neel/Peyton Stearns atau unggulan kedua Gabriela Dabrowski/Luisa Stefani. Sementara bagi Janice, turnamen ini menjadi pelajaran berharga dalam persaingan level tinggi WTA 1000. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya