Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Daniil Medvedev menunjukkan tajinya di Indian Wells 2026 dengan menghentikan start sempurna petenis nomor satu dunia, Carlos Alcaraz. Kemenangan ini membawa petenis Rusia tersebut ke partai puncak sekaligus memutus rekor 16 kemenangan beruntun milik Alcaraz sejak awal tahun ini.
Alcaraz yang memulai musim 2026 dengan menjuarai Australian Open harus mengakui keunggulan Medvedev dalam pertarungan ketat dua set langsung, 6-3 7-6 (7-3). Medvedev tampil dominan sejak awal, mengamankan set pertama hanya dalam waktu 35 menit.
Petenis berusia 30 tahun itu, yang sebelumnya dua kali menjadi runner-up di turnamen ini, menunjukkan ketenangan luar biasa. Ia berhasil mengonversi dua peluang break point di set pertama sebelum akhirnya menyudahi perlawanan Alcaraz melalui drama tie-break di set kedua.
"Set pertama adalah level yang sangat tinggi dari saya, dan dia mulai menguasai keadaan di set kedua," ujar Medvedev pascapertandingan. "Saya berhasil bertahan dan bermain bagus di poin-poin krusial. Saya senang bisa menunjukkan kepada dunia bahwa saya masih pemain tenis yang hebat."
Kemenangan ini juga memperpanjang rekor pribadi Medvedev menjadi sembilan kemenangan beruntun, menyusul keberhasilannya menjuarai Dubai Tennis Championship bulan lalu. Sebelumnya, ia juga berhasil menyingkirkan juara bertahan Jack Draper di babak perempat final.
Di partai final, Medvedev akan berhadapan dengan unggulan kedua, Jannik Sinner. Petenis asal Italia ini melaju ke final setelah tampil memukau saat mengalahkan Alexander Zverev dengan skor 6-2 6-4 dalam waktu 1 jam 23 menit.
Sinner yang berusia 24 tahun kini berpeluang menyusul jejak dua legenda besar, Roger Federer dan Novak Djokovic. Jika berhasil juara, ia akan menjadi pria ketiga dalam sejarah yang mampu memenangkan seluruh enam gelar ATP Masters 1000 di lapangan keras (hard-court).
"Itu adalah performa yang hebat, sangat solid dari lini belakang lapangan. Saya mencoba mengejar pukulan dan itu terasa seperti salah satu kunci kemenangan," kata Sinner. "Dia (Zverev) memiliki servis yang besar, jadi saya mencoba memvariasikannya. Dari sisi saya, saya sangat presisi."
Meski sempat menjalani awal musim 2026 yang cukup frustrasi karena gagal mencapai satu pun final sebelum turnamen ini, Sinner tampil sangat percaya diri. Ia hanya kehilangan empat poin dari servisnya di set pertama dan mematahkan servis Zverev sebanyak dua kali.
Zverev, yang kini berusia 28 tahun, sempat mencoba memberikan perlawanan di set kedua dengan menyelamatkan tiga break point di gim pembuka. Namun, ketangguhan Sinner tak terbendung saat ia mematahkan servis petenis Jerman itu untuk unggul 4-3 dan menjaga momentum hingga akhir laga.
Partai final antara Medvedev dan Sinner di Indian Wells diprediksi akan menjadi salah satu tontonan terbaik di tahun 2026, mengingat sejarah persaingan keduanya yang selalu ketat. (BBC/Z-2)
Carlos Alcaraz menelan kekalahan pertama di musim 2026 setelah dihentikan Daniil Medvedev di semifinal Indian Wells.
CARLOS Alcaraz melanjutkan awal musim yang sempurna sekaligus membalas kekalahan dari Cameron Norrie untuk memastikan tempat di semifinal turnamen ATP Masters 1000 Indian Wells 2026.
Carlos Alcaraz sempat kehilangan set pertama dan tertinggal break di awal set kedua sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan skor akhir 6-7 (6), 6-3, dan 6-2.
Carlos Alcaraz memperpanjang rekor tak terkalahkan di 2026, sementara Novak Djokovic harus bermain tiga set untuk melaju ke babak ketiga Indian Wells Masters.
Carlos Alcaraz mengincar gelar ketiga di Indian Wells 2026 dengan modal 12 kemenangan beruntun. Simak pengakuan sang petenis nomor 1 dunia tentang ambisi mengejar rekor Novak Djokovic
Carlos Alcaraz menelan kekalahan pertama di musim 2026 setelah dihentikan Daniil Medvedev di semifinal Indian Wells.
Belajar dari kasus Daniil Medvedev yang terjebak di Dubai 2026, inilah panduan lengkap protokol keamanan atlet profesional di zona konflik global.
Pemain tenis dunia salah satunya Daniil Medvedev masih tertahan di Dubai usai turnamen ATP 500 akibat penutupan wilayah udara menyusul serangan rudal dan drone Iran.
Daniil Medvedev, bintang tenis dunia terjebak di Dubai akibat penutupan ruang udara Timur Tengah. Terancam absen di ATP Masters 1000 Indian Wells.
Meski menang tanpa laga final, Medvedev tetap merasa puas dengan performanya sepanjang pekan. Terlebih, ia tampil dominan dalam empat pertandingan sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved