Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Bencana Longsor Cisarua, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

M Iqbal Al Machmudi
25/1/2026 16:44
Bencana Longsor Cisarua, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026).(Antara)

KEMENTERIAN Sosial menyalurkan bantuan logistik sekaligus melakukan pendataan korban terdampak bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. Pemerintah juga memastikan pemberian santunan bagi korban meninggal dunia dan korban luka sesuai ketentuan yang berlaku.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa ahli waris korban meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp15 juta, sementara korban dengan luka berat mendapatkan bantuan Rp5 juta.

"Pendataan korban dan ahli waris terus dilakukan secara bertahap agar penyaluran santunan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan," kata Gus Ipul, Minggu (25/1).

Bencana longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1) itu mengakibatkan delapan orang meninggal dunia. Hingga saat ini, lima korban telah berhasil diidentifikasi, yakni Nurhayati, 50, Sunarya alias Nandang, 50, Nining, Jajang Taryana, 35, dan Dadang Apung.

Selain korban meninggal, bencana tersebut juga menyebabkan 33 orang mengalami luka berat, 35 orang luka ringan, serta 82 orang dilaporkan masih hilang. Seluruh korban luka maupun korban meninggal dunia telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cisarua.

Berdasarkan laporan sementara hingga Sabtu pukul 22.00 WIB, longsor berdampak pada 34 kepala keluarga atau 113 jiwa. Saat ini para penyintas mengungsi di aula Kantor Desa Pasirlangu.

Tanah longsor dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisarua sejak sehari sebelumnya. Kondisi tanah yang jenuh air di kawasan dengan kontur lereng curam menyebabkan pergeseran tanah yang menimpa permukiman warga di Kampung Pasirkuning RT 05 RW 11 serta RT 01 RW 10, Desa Pasirlangu.

Proses pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI-Polri, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta unsur terkait lainnya.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, Dinas Sosial dan Tagana Kabupaten Bandung Barat mendirikan dapur umum lapangan di SDN 1 Pasirlangu yang berada di samping Kantor Desa Pasirlangu. Warga yang tinggal di zona rawan bencana juga diarahkan untuk mengungsi ke posko pengungsian maupun ke rumah kerabat terdekat.

Seiring dengan penanganan darurat yang terus berjalan, Kemensos melanjutkan penyaluran bantuan logistik melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Bantuan tanggap darurat telah dikirim sejak Sabtu (24/1), mencakup kebutuhan hunian sementara, pangan, sandang, serta perlengkapan dasar keluarga dan anak.

Adapun bantuan yang telah disalurkan meliputi satu unit tenda serbaguna, lima unit tenda keluarga, 50 lembar tenda gulung, 200 lembar kasur, 200 lembar selimut, 500 paket makanan siap saji, 400 paket lauk pauk siap saji, 100 paket makanan anak, masing-masing 50 paket sandang dewasa dan anak, 200 paket family kit, serta 200 paket kids ware.

"Kementerian Sosial hadir untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi serta mendukung penanganan darurat yang dilakukan bersama pemerintah daerah dan unsur terkait," tuturnya.

Hingga kini, tim gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang. Di saat yang sama, petugas Dinas Sosial dan Tagana terus melakukan asesmen serta pendataan lanjutan di lokasi terdampak bencana. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner