Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

500 Lebih Lapak Pedagang Pasar Tumpah Sentra Grosir Cikarang segera Direlokasi

Anton Kustedja
21/1/2026 19:48
500 Lebih Lapak Pedagang Pasar Tumpah Sentra Grosir Cikarang segera Direlokasi
Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja berdialog dengan pedagang di Sentra Grosir Cikarang(MI/ANTON KUSTEDJA)

RATUSAN lapak pedagang pasar tumpah di area simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC) di Kecamatan Cikarang Utara segera direlokasi secara bertahap pada Februari mendatang.

Relokasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi menata pedagang kaki lima sekaligus mengurai kemacetan di wilayah sekitarnya.

"Relokasi adalah solusi penataan pasar sekaligus mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan ini," kata Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di Cikarang, Rabu (21/1).

Saat mengunjungi pasar tumpah SGC beserta jajaran terkait, Plt Bupati menyempatkan untuk berdialog dengan masyarakat sekitar serta para pedagang yang selama ini beraktivitas di lokasi itu. Hasilnya, disepakati penataan dilakukan bertahap dan mengedepankan pendekatan secara persuasif.

"Kita tadi sudah diskusi dengan masyarakat sekitar. Insya Allah penanganan dilakukan bertahap, mulai Februari pedagang yang berada di pinggir jalan akan kita relokasi ke Jalan Tumaritis," ungkapnya.

Asep Surya menjelaskan, Jalan Tumaritis merupakan aset pemerintah yang selama ini dikenal sebagai jalan mati dan dinilai cukup representatif untuk dijadikan lokasi baru bagi para pedagang.

Dengan upaya relokasi itu, ruas jalan utama di depan Sentra Grosir Cikarang akan difungsikan kembali sepenuhnya untuk lalu lintas kendaraan.

"Nanti di sini akan kita relokasi semua pedagang. Jalan di depan SGC hanya difungsikan untuk kendaraan besar maupun kecil, tidak ada lagi pedagang di membuka lapak badan jalan," katanya.

Solusi atasi kemacetan

Plt Bupati mengungkapkan, berdasarkan data sementara terdapat lebih dari 500 lapak pedagang yang akan direlokasi. Jumlah itu dinilai masih mampu ditampung ke lokasi baru sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi, terutama pada jam-jam sibuk.

"Ini salah satu solusi penanganan kemacetan. Kita tidak memungkiri, sampai sekarang kemacetan masih sering terjadi, terutama saat menjelang malam dan di pagi hari," ujarnya.

Pemerintah daerah juga berencana melakukan penataan secara menyeluruh, mulai dari merapihkan jalan hingga perbaikan saluran air agar kawasan pasar yang baru nanti lebih tertata, nyaman dan aman bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner