Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung bakal melakukan penambahan petugas kebersihan dan Satpol PP pada 2026 mendatang. Ini dilakukan karena jumlahnya sekarang dirasakan kurang.
Khusus para petugas kebersihan tersebut setiap harinya kerap menyapu sampah di sejumlah ruas jalan agar sampah tidak berserakan. Kemudian sampah itu diangkut dan dibuang ke beberapa tempat penampungan sampah (TPS).
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, menyatakan, sebetulnya petugas kebersihan, terutama yang bertugas menyapu sampah di jalan tersebut cukup banyak. Jumlahnya sekitar 800 orang. Mereka bekerja sejak pukul 04.00 WIB.
Namun setelah diperhatikan, walaupun sudah dibantu pasukan Gober, ternyata jumlahnya belum cukup.
“Atas hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan sekda sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan mencari tambahan anggaran untuk menambah petugas kebersihan. Perkiraan mungkin idealnya sama dengan jumlah RW, yakni 1.597 orang. Jadi harus ada perekrutan. Tidak ada jalan lain. Ini sudah ditambah jam kerjanya, masih keteteran, maka mesti ditambah jumlah penyapu jalan,” ungkapnya.
Selain itu, kata Farhan, pihaknya juga berencana akan menambah petugas Satpol PP karena berdampak terhadap penganan sampah dan keselamatan perugas kebersihan. Pemkot sangat memperhatikan keselamatan.
Pemkot juga memastikan TPS berada dalam kondisi terkendali tanpa penumpukan sampah. Namun, untuk meningkatkan respons darurat pada musim hujan dan cuaca ekstrem, tentu dibutuhkan penguatan personel serta penyesuaian operasional pengangkutan sampah.
“Selama ini Minggu menjadi satu-satunya hari tanpa pengangkutan sampah karena TPA ditutup selama 24 jam. Jadi kita melakukan pengumpulan tanpa pengiriman. TPA ditutup mulai Minggu pukul 00.00 WIB sampai Senin pukul 06.00 WIB. Karena itu hanya ada pembersihan, bukan pengangkutan," tambahnya.
Namun, melihat situasi darurat yang kerap muncul saat hujan deras, Farhan memerintahkan DLH menyiapkan satu tim khusus pengangkutan yang siaga pada Minggu.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved