Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Majalengka mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Sosial (BLTS KESRA).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 189.389 keluarga penerima manfaat (KPM) penerima BLTS Kesra mendapatkan Rp900 ribu.
Sebelumnya KPM tersebut telah melalui proses verifikasi dan tercantum dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Sedangkan untuk penyalurannya, sebanyak 59.808 KPM disalurkan melalui PT POS dan 129.581 KPM disalurkan melalui Bank BRI.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menjelaskan program ini merupakan program pemerintah untuk memperkuat daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi menjelang akhir tahun.
“Pemkab Majalengka berkomitmen menjaga akurasi data dan memastikan penyaluran bantuan berlangsung transparan, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Eman.
Selanjutnya untuk keluarga yang mendapatkan BLTS Kesra, Eman juga mengimbau agar bantuan ini dimanfaatkan untuk kebutuhan prioritas keluarga, seperti kebutuhan pokok dan kesehatan.
Sementara itu Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, Apip Supriyanto, menambahkan bahwa proses penyaluran BLT Kesra dilakukan dengan pengawasan ketat, mulai dari verifikasi data hingga proses pembayaran kepada penerima.
Masyarakat penerima manfaat juga telah mendapatkan pemberitahuan jadwal pencairan masing-masing. BLTS Kesra sebesar Rp.900.000 diberikan untuk periode Oktober, November, hingga Desember, dengan nilai Rp300.000 per bulan, dan disalurkan secara bertahap sampai Jumat besok melalui bank penyalur dan Kantor Pos sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Dengan disalurkannya BLT Kesra ini, diharapkan beban ekonomi masyarakat dapat terbantu dan kesejahteraan keluarga di Majalengka semakin terjaga," tutur Apip.
Salah seorang warga Sukahaji, Nani, 46, merasa senang dengan adanya BLT. Ia mengaku baru menerima bantuan sekarang dan sangat meringankan beban ekonomi keluarga.
“Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan perhatian kepada kami. BLT ini sangat membantu untuk membeli kebutuhan pokok. Semoga program seperti ini terus ada untuk masyarakat kecil seperti kami,” harap Nani. (UL/E-4)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved