Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
NAHAS terus menerus dialami Vita Theresia. Yang terbaru, Direktur PT Triboga Pangan Raya itu digugat perdata senilai total Rp77 miliar oleh PT Bandung Raya Sentosa (BDS), perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Bandung.
Sebelumnya, Vita menjalin kerja sama dengan PT BDS. Vita merugi sampai Rp23 miliar, karena BDS tidak membayar kewajibannya.
Laporan dilayangkan korban ke Polda Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Bale Bandung. Laporan inilah yang membuat BDS melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Bale Bandung.
PT BDS menggugat dengan alasan perbuatan melawan hukum. Sesuai aturan yang berlaku, PN Bale Bandung menggelar mediasi.
Dalam satu bulan terakhir, mediasi sudah dilakukan berulang kali. Tidak satu kalipun pihak BDS yang datang dan menghadiri mediasi.
Sampai mediasi terakhir, pada Rabu (12/11), pihak penggugat atau PT BDS tetap tidak hadir.
Berdasarkan data SIPP PN Bale Bandung, perkara itu mulai teregistrasi sejak 26 Agustus 2025. pT BDS menggugat PT Triboga Pangan Raya untuk membayar kerugian materiil senilai Rp37 miliar dan kerugian imateril senilai Rp40 miliar.
Pihak PT Triboga Pangan Raya lewat sang direkturnya Vita Theresia selalu hadir dalam mediasi, didampingi Kuasa Hukumnya Mohammad Ichmal.
Menurut Ichmal, sesuai peraturan Mahkamah Agung, apabila penggugat tidak hadir dalam mediasi, penggugat harus dinyatakan atau direkomendasikan sebagai penggugat yang tidak beritikad baik.
"Konsekuensinya adalah Majelis Hakim Pemeriksa harus menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima," sambungnya.
Pernah ditahan
Menurut Ichmal kliennya digugat perdata sebagai buntut dari lingkaran kasus dugaan penipuan yang dilakukan PT BDS. PT Triboga Pangan Raya termasuk salah satu korbannya.
Kasus ini bermula dari tawaran kerja sama PT BDS kepada swasta dalam program Ketahanan Pangan di Kabupaten Bandung. Sejumlah perusahaan diminta memasok daging ayam tanpa tulang.
Ada 19 perusahaan yang tertarik dan bergabung. Salah satunya PT Triboga Pangan Raya.
Namun, dalam perjalanan, ternyata PT BDS tidak bisa menepati janji pembayaran. Ke-19 perusahaan pun merugi hingga mencapai total Rp127 miliar.
"Kasus ini sudah dilaporkan secara pidana ke Polda Jawa Barat dan sudah memasuki tahapan penyidikan sejak Mei lalu. Sementara kasus dugaan korupsinya juga sudah dilakukan penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Bale Bandung," tambah Ichmal.
Saat perkara ini bergulir dan Vita terus memperjuangkannya, pengusaha perempuan itu kembali menemui nahas. Dia dilaporkan salah satu perusahaan yang masih terkait kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan. Vita pun sempat ditahan.
Vita mengaku dirinya menjadi korban yang dirugikan dalam kerja sama bisnis dengan PT BDS. Dia merugi hingga Rp23 miliar, sehingga dirinya berani melaporkan perkara itu.
"Sampai saat ini, saya menyerahkan kelanjutan proses laporan itu ke aparat penegak hukum. Saya berharap aparat bisa bergerak dengan jujur dan adil," tambahnya.
Vita berharap agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bisa memberi atensi dan turun tangan terhadap kasus ini. Pasalnya, dalam kasus ini telah memakan banyak korban. Selain itu, PT BDS merupakan badan usaha milik daerah.
Pertemuan sang gubernur dan para korban sudah diagendakan. Vita berharap dengan turunnya gubernur akan mempercepat dan memperjelas solusi dalam kasus ini.
Sementara itu, Kuasa Hukum PT BDS Rahmat Setiabudi masih belum merespon saat diminta konfirmasi.
KEPADATAN arus kendaraan menuju kawasan wisata Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) mendorong Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono turun langsung ke lapangan, Senin (23/3) sore.
Kegiatan ini menjadi bagian upaya perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat setempat pasca bencana tanah longsor
TPA Sarimukti kembali beroperasi H+2 Lebaran. DLH Kota Bandung kerahkan 1.025 personel dan 134 armada untuk bersihkan 71 titik sampah di pusat kota & wisata.
Jalur utama Garut-Sumedang di Selaawi tertutup total akibat longsor tebing 20 meter. Tim gabungan kerahkan ekskavator untuk evakuasi. Cek selengkapnya.
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
TIGA orang meninggal dunia usai hilang tenggelam di kawasan Pantai Alor Cilangkob Tenda Biru Desa Ujunggenteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
VOLUME kendaraan pada arus balik Lebaran 2026 di jalur arteri nasional wilayah Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami peningkatan signifikan pada Senin (23/3).
JNGR menjadikan Kecapi Suling sebagai pertunjukan utama, seni musik yang menjadi bagian penting dari perjalanan menginap para tamu.
Seiring dengan itu, penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Konservasi tidak bisa hanya bicara satwa. Kalau masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat, maka konservasi akan selalu kalah,
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved