Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras disertai angin kencang menyebabkan tanah longsor, rumah ambruk dan pohon tumbang di beberapa Kecamatan di Kabupaten Ciamis. Tidak ada korban jiwa, tapi sejumlah warga mengalami kerugian atas musibah itu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani mengatakan, intensitas hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari menyebabkan banyak bencana terutama tanah longsor, rumah ambruk dan pohon tumbang menimpa rumah. Beberapa bencana langsung ditangani oleh petugas BPBD yang melakukan assesmen serta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
"Cuaca ekstrem yang terjadi menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah di Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, tanah longsor di Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari; Desa Situmandala, Kecamatan Rancah; Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih dan di Desa Payungagung, Kecamatan Panumbangan," katanya, Minggu (2/11).
Dia menambahkan hujan deras juga menyebabkan rumah ambruk di Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas dan Desa Payungagung, Kecamatan Panumbangan. Berbagai upaya langsung dilakukan petugas. Sebagian warga harus mengungsi ke rumah saudaranya.
Sementara tanah longsor dengan panjang 13 meter telah terjadi di belakang bangunan sekolah dan sudah ditangani.
"Tanah longsor yang menerjang Kabupaten Ciamis menyebabkan saluran Cimanggu menggerus tebing dan bahu jalan penghubung Desa Situmandala menuju Desa Cisontro menyebabkan tanah ambles. Terjadi tanah longsor sepanjang 9 meter, tinggi 6,5 meter. Bahu jalan terbawa longsor dan jalan hanya dilalui motor. Sementara untuk mobil dilakukan buka tutup," ujarnya.
Menurut Ani, musim hujan harus selalu diwaspadai terutamanya jika terjadi luapan sungai, karena bisa menyebabkan bencana tanah longsor dan banjir. Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan akan terjadi pada Oktober hingga November 2025.
"Kami minta agar warga selalu waspada karena bencana hidrometeorologi dapat menyebabkan banjir, longsor, dan pohon tumbang. Kami terus bersinergi dengan TNI, Polri, dan Tagana. Seluruh kecamatan sudah diminta melakukan antisipasi guna meminimalkan potensi kerugian," tandasnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved