Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat, menetapkan status tanggap darurat bencana dan tanah longsor di Kecamatan Cisolok dan Cikakak. Penetapan status tersebut dipicu bencana pada Senin (27/10) yang mengakibatkan kerusakan rumah, harta benda, lingkungan, serta sarana infrastruktur vital sehingga membutuhkan penanganan darurat.
Bupati Sukabumi Asep Japar mengaku telah menetapkan keputusan Nomor: 200.2.1/Kep.859-BPBD/ 2015 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana. Untuk memenuhi kebutuhan dan kegiatan penanganan yang mendesak, diperlukan upaya-upaya penanganan darurat yang cepat, tepat, dan sesuai dengan standar prosedur pada masa tanggap darurat guna menghilangkan atau meminimalkan dampak bencana.
"Masa berlaku status tanggap darurat ini selama lima hari, terhitung 27-31 Oktober 2025," kata Asep, Rabu (29/10).
Selama masa tanggap darurat, perangkat daerah terkait mendapat kemudahan akses dalam hal pertolongan dan penyelamatan korban serta pengungsi, pengerahan sumber daya manusia, pengerahan peralatan dan mobilisasi, pengerahan logistik, dan pemenuhan kebutuhan dasar. Kemudahan akses tersebut harus dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan dan dikoordinasikan Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi.
"Status ini memberikan kewenangan dan kemudahan khusus bagi pemerintah daerah untuk bertindak cepat menangani bencana, termasuk pengerahan sumber daya, dan penggunaan dana darurat dari APBN dan APBD selama periode 27-31 Oktober 2025," pungkasnya.
Bencana di Kecamatan Cisolok dan Cisalak mengakibatkan ribuan jiwa mengungsi. Mereka tersebar di SDN 1 Cisolok sebanyak 500 kepala keluarga atau 1.500 jiwa, pengungsi mandiri di rumah tetangga dan saudara sebanyak 14 kepala keluarga atau 38 jiwa, dan pengungsi dampak banjir serta longsor di Kecamatan Cikakak sebanyak 21 kepala keluarga. Sebanyak 4 kepala keluarga mengungsi di eks SDN Sukawayana dan sebagian di rumah kerabat atau saudara. (BB/E-4)
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved