Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DPP Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih menyambut baik atas terbitnya Administrasi Hukum Umum (AHU) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Pengesahan itu melalui SK Pengesahan AHU- 0007198.AH.07 Tahun 2025, tertanggal 9 Oktober 2025.
APDESI Merah Putih kini secara sah berbadan hukum. Penerbitan SK ini berdasarkan permohonan Notaris Yaseer Arafat, S.H., M.Kn., melalui Akta No. 27 tanggal 09 Oktober 2025, dengan Nomor Pendaftaran 6025100931100443, yang menyatakan bahwa semua persyaratan pengesahan badan hukum perkumpulan telah terpenuhi.
Dengan hadirnya status hukum resmi tersebut, APDESI Merah Putih yang menaungi unsur-unsur pemerintahan desa, yaitu kepala desa, perangkat desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) diharapkan menjadi wadah yang lebih representatif dan inklusif, terutama bagi aparat desa dan BPD yang selama ini merasa kurang terakomodir dalam struktur APDESI sebelumnya.
Ketua Umum DPP APDESI Merah Putih, A. Anwar Sadat, menyambut baik pengesahan badan hukum tersebut.
“Dengan hadirnya kami (APDESI Merah Putih), beliau berharap seluruh aspirasi aparatur pemerintahan desa terakomodir serta akselerasi pembangunan desa dapat lebih cepat terealisasi,” kata Anwar Sadar saat ditemui di Kopdes Merah Putih Desa Cibeber, Kiarapedes, Purwakarta, Selasa (14/10).
Anwar Sadat menegaskan niat organisasi untuk lebih dekat dengan kebutuhan nyata di lapangan dan memperkuat posisi tawar aparat desa dan BPD dalam dialog kebijakan pembangunan desa. Sebagai organisasi yang menaungi pemerintahan desa di seluruh Indonesia, APDESI Merah Putih menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra aktif pemerintah dalam mendukung program-program strategis nasional yang berorientasi pada kemajuan desa.
Anwar Sadat, juga menekankan bahwa APDESI Merah Putih tidak hanya hadir sebagai wadah aspirasi, tetapi juga sebagai penggerak utama pembangunan desa yang selaras dengan arah kebijakan nasional.
“Kami akan lebih concern terhadap program strategis nasional seperti Mainstreaming Building Governance (MBG), penguatan Koperasi Desa (Kopdes), dan percepatan berbagai program kepala desa, perangkat desa, dan BPD, terlibat aktif dalam mendorong transformasi ekonomi dan tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan dan akuntabel,” tambahnya.
"Melalui fokus tersebut, APDESI Merah Putih berharap dapat mempercepat integrasi antara kebijakan nasional dan kebutuhan nyata masyarakat desa di lapangan," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan Anwar Sadat, pendekatan kolaboratif dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), serta lembaga-lembaga teknis lainnya, akan menjadi pilar utama untuk memperkuat kapasitas dan kemandirian desa.
Dalam jangka dekat, APDESI Merah Putih merencanakan beberapa agenda strategis di antaranya, pelantikan Pengurus DPP APDESI Merah Putih agar organisasi dapat langsung berjalan operasional, konsolidasi ke DPD seluruh Indonesia, menggalang konsolidasi dan pembentukan kepengurusan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, sosialisasi dan Forum Dialog Aparatur Desa, kolaborasi program pembangunan desa bersama pemerintah pusat dan daerah, serta menjalin kemitraan dengan kementerian-kementerian yang menjadi leading sector hingga berintegrasi langsung dengan regulasi terkait desa.
"Asosiasi ini meneguhkan diri sebagai mitra pemerintah yang adaptif, solutif, dan berkomitmen penuh terhadap percepatan pembangunan desa menuju Indonesia yang maju dari pinggiran dan siap menjadi garda terdepan untuk menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo," pungkas Anwar Sadat. (RZ/E-4)
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Konservasi tidak bisa hanya bicara satwa. Kalau masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat, maka konservasi akan selalu kalah,
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sebanyak 19 fasilitas pengolahan sampah tetap dioperasikan hingga menjelang hari H Lebaran.
MEMASUKI puncak arus mudik, ribuan kendaraan memadati ruas Tol Cipali Subang, Jawa Barat.
Super Aplikasi Rumah Pendidikan disediakan Pusdatin Kemendikdasmen
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) menerima aduan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
POLRES Sukabumi Kabupaten resmi menaikan status perkara kasus kematian anak Nizam Syafei ke tahap penyidikan.
MEMASUKI periode puncak arus mudik Lebaran 2026, PT KAI Logistik (Kalog) mencatatkan adanya peningkatan pengiriman hewan peliharaan melalui layanan ritel Kalog Express.
KONFLIK Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang belum juga usai, membuat operasional Bandung Zoo selama libur Lebaran tetap ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
KAI Commuter Bandung menyediakan total 1.254 perjalanan atau 57 perjalanan setiap hari.
Polres Cianjur berkeinginan membantu masyarakat yang rindu berkumpul bersama keluarga saat Idul fitri.
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh jajaran Polresta Cirebon.
Bagi mereka, ini bukan sekadar agenda rutin, tapi cara menjaga ingatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved