Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DI Jawa Barat, dari 27 kabupaten dan kota baru 12 daerah yang sudah memiliki satuan tugas (Satgas) percepatan penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Adapun tugas Satgas ini ialah mengawal agar semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Herman Suryatman, Jumat (10/10), menyatakan, dari 27 kabupaten/kota saat ini baru 12 daerah saja yang sudah memiliki Satgas. Pemprov mendorong daerah lain segera membentuk satgas, guna memastikan pelaksanaan MBG di Jabar berjalan baik.
“Khusus untuk provinsi juga sudah dibentuk satga, sedangkan kabupaten/kota yang sudah memiliki satgas adalah Kabupaten Pangandaran, Banjar, Purwakarta, Kabupaten Bandung, Kota Bogor, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, Kota Bekasi, Kota Cimahi, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Sumedang,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Herman, ada masukan dari gubernur soal perlunya kanal pengaduan, sehingga penerima manfaat bisa langsung mengadu kalau ada kendala, ada persoalan. Meskipun MBG ini program nasional, pemerintah di daerah tetap harus berkomitmen menyukseskan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh anak-anak.
“Karena yang mendapatkan manfaat dari MBG anak-anak, jadi ini tanggung jawab kita juga, tidak boleh ragu-ragu. Harus didukung penuh dan harus diakselerasi proses sertifikasinya, agar anak-anak kita mendapatkan yang terbaik. Prinsip dasar dari Gubernur untuk MBG ini harus lancar dan keselamatan, kesehatan anak-anak itu yang utama,” paparnya.
Dia mengungkapkan selain masalah satgas yang belum terbentuk di semua kabupaten/kota, ternyata SPPG juga belum semuanya memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Di Jabar ada sebanyak 2.131 SPPG namun jumlah itu belum ada 50 persen dari target 4.600 lebih SPPG. Dari jumlah SPPG yang telah berdiri, hanya 17 yang sudah memiliki SLHS. Sementara SPPG yang sedang memproses SLHS ada 347 dan ada 1.767 yang belum masuk pengusulannya.
“Saya sudah mendorong semua SPPG melalui kabupaten/kota untuk segera melengkapi SLHS. Pengurusannya juga relatif mudah. SLHS harus diurus oleh semua SPPG ke Dinas Kesehatan kabupaten kota. Nanti yang menerbitkan SLHS itu Dinas Kesehatan,” tandasnya.
Menurut Herman, aturan SPPG harus memiliki SLHS ini sudah diatur dalam surat edaran Menteri Kesehatan. Dalam aturan tersebut SPPG wajib mengantongi SLHS satu bulan setelah SPPG dibangun.
“Bagi yang sekarang sudah terbangun, kita berikan waktu sampai 30 Oktober 2025. Jadi target kami 30 Oktober, 2.131 harus sudah memiliki SLHS. Apabila tidak terpenuhi tentu kami akan rekomendasi ke BGN untuk diberhentikan sementara," tandasnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved