Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Majalengka membentuk Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG). Pembentukan Satgas MBG ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Majalengka Nomor 100.3.3.2/Kep.1007- DISDIK/2025 tentang Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Siang Bergizi Gratis.
Susunan Satgas MBG terdiri dari Pembina Bupati Majalengka, Pengarah Wakil Bupati, Dandim 0617/ Majalengka, Kapolres Majalengka dan Kejaksaan Negeri Majalengka. Sedangkan Ketua Satgas Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka dan Sekretaris Kepala Dinas Pendidikan dengan dibantu Bidang Perencanaan , Bidang Penyelenggaraan serta Bidang Monev dan Pengawasan.
"Tugas satgas ini menghimpun data dan kebutuhan sasaran secara akurat serta mengidentifikasi masalah apabila ada kejadian serta memberikan solusi dan melaporkan hasil pelaksanaan secara berkala kepada Bupati," tutur Bupati Majalengka, Eman Suherman, Selasa (7/10).
Hingga saat ini, lanjut Eman, terdapat 152.886 warga di Kabupaten Majalengka yang telah menjadi penerima manfaat program MBG. Penyaluran dilakukan melalui 44 Satuan Pusat Pengolahan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi di berbagai wilayah Majalengka. “Sasaran utama program ini meliputi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” tutur Eman. Dari total sasaran 364.011 orang, sekitar 42 persen di antaranya sudah menerima manfaat secara langsung.
Penerima manfaat berasal dari 282.417 anak sekolah, 3.856 ibu hamil, 89 ibu menyusui, serta 77.619 balita. Sementara itu, 74 SPPG lainnya sedang dalam tahap persiapan dan ditargetkan segera beroperasi agar cakupan penerima manfaat terus meningkat.
“Program ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan gizi harian, tetapi juga bagian dari upaya menekan angka stunting dan memperkuat ketahanan keluarga. Anak-anak yang sehat dan cerdas adalah kunci masa depan ,” tutur Eman.
Sementara itu Ketua Satgas MBG Kabupaten Majalengka, Aeron Randi, menjelaskan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan MBG. “Sehingga seluruh proses berjalan transparan dan sesuai sasaran,” tutur Aeron.
Untuk pengawasan pelaksanaan program MBG menurut Aeron dibutuhkan sinergi lintas sektor. Mulai dari dukungan TNI-Polri, Badan Gizi, lembaga pendidikan, hingga para kepala desa yang ikut memfasilitasi pelaksanaan di lapangan. “Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan program ini,” tutur Aeron. (H-3)
Pemprov Jawa Barat mendorong daerah lain segera membentuk satgas, guna memastikan pelaksanaan MBG di Jabar berjalan baik.
Dengan dapur sendiri di sekolah, nantinya bisa menggerakkan orang tua siswa untuk secara bersama-sama menjadi relawan pengelola MBG.
Pemprov Sulteng bersama seluruh kepala daerah siap mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui satgas pengawasan hingga tingkat kecamatan dan desa.
Iwapi Jawa Tengah berkomitmen mendukung program-program pemerintah, baik dalam bentuk pemberdayaan perempuan hingga program makan bergizi gratis (MBG).
Program Nasional MBG di Kota Sorong sudah berjalan dan memberikan manfaat bagi banyak siswa.
Kornas MBM, M. Nurul Yamin, menekankan bahwa Tahap 3 ini merupakan kelanjutan dari gerak konsolidasi yang terus meningkat.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, Muhammadiyah mendukung penuh tanpa ragu.
BGN menegaskan prioritas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni memberikan asupan gizi kepada kelompok rentan termasuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai prioritas utama
Sebab pekerjaan Pengawas Keuangan berhubungan dengan akuntansi, laporan anggaran belanja harian ke dashboard BGN, serta pengawasan bujet pembelian makanan.
Mereka berharap hidangan MBG yang diantarkan oleh Satuan-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke sekolah-sekolah dan posyandu itu bisa lebih beragam.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved