Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Dapur SPPG di Desa Cinta Dibuka, Pemkab Garut Tingkatkan Gizi Anak

Kristiadi
15/9/2025 18:51
Dapur SPPG di Desa Cinta Dibuka, Pemkab Garut Tingkatkan Gizi Anak
Peresmin SPPG MBG di Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut.(MI/KRISTIADI)

PEMERINTAH Kabupaten Garut meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program makan bergizi gratis (MBG) untuk anak,  balita, ibu hamil dan ibu menyusui.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Yana Nurdin mengatakan, SPPG di Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, telah beroperasi. Kehadiran SPPG ini menekankan pentingnya keamanan dan kebersihan makanan yang disalurkan melalui program MBG.

"Seluruh proses mulai dari persiapan penyajian.harus diperiksa secara detil untuk memastikan kelayakan makanan. Tujuannya untuk mencegah masuknya mikroba jahat yang dapat membahayakan kesehatan. Saya sudah menugaskan Kepala Dinas Kesehatan untuk senantiasa memantau dan melakukan evaluasi serta monitoring," katanya, Senin (15/9).

Sementara itu, Kepala SPPG Desa Cinta, Sagita Megantara, menyampaikan rasa syukurnya atas berdirinya SPPG pertama di Kecamatan Karangtengah. Dapur SPPG telah memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN), serta mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termsuk dari TNI dan Polri.

"Alhamdulillah, SPPG MBG Desa Cinta ini menjadi pelopor pertama berdirinya di Kecamatan Karangtengah. Dapur MBG di Desa Cinta akan melayani 4.000 paket penerima manfaat mulai anak-anak TK, RA, KB, dan SD (kelas 1-3) sebanyak 862 orang, siswa SD, MI (kelas 4-6), SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA sebanyak 2.337 orang, balita 162 orang, ibu menyusui 65 orang, dan ibu hamil 574 orang," katanya.

Menurut dia, selain pemenuhan gizi, program MBG juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kerja sama dengan Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai pemasok.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner