Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMBULAN volume sampah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencapai 800 ton per hari. Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat terus berupaya agar volume sampah yang dibuang bisa terus berkurang.
Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengatakan dari timbulan volume sebanyak 800 ton, yang harus terangkut sebanyak 300-400 ton per hari. Volume sampah sebanyak itu berasal dari 16 kecamatan di wilayah utara.
"Timbulan sampah di kita itu untuk 16 kecamatan di wilayah utara sebanyak 800 ton per hari. Nah, yang terangkut itu baru 300-400 ton per hari. Itu di wilayah utara, karena di wilayah selatan belum terlayani," katanya, Rabu (10/9).
Upaya pengurangan timbulan volume sampah terus dilakukan. Satu di antaranya penyelesaian sampah di tingkat hulu atau rumah tangga karena berkontribusi besar terhadap volume.
"Kami terus lakukan sosialisasi pemilahan sampah, baik organik maupun anorganik. Harusnya sih tiga jenis dengan sampah B3. Tapi sekarang baru kita dorong pemilahan sampah organik dan anorganik," tuturnya.
Pemilahan sampah lebih menekankan di tingkat rumah tangga, terutama jenis organik. Pemilahannya melalui program Lodong Sesa Dapur (Loseda).
"Itu sangat mudah dan murah. Mediannya menggunakan pipa atau bisa juga bambu. Kemudian ditanamkan di halaman rumah sedalam 60 sentimeter dengan panjang 120 sentimeter. Sisa makanan kemudian dimasukan ke Loseda jtu sehingga jadi kompos. Jadi, Loseda ini mirip biopori," terang Komarudin.
Dia menuturkan, di salah satu RT di Desa Sukatani Kecamatan Cipanas, masyarakatnya sudah menerapkan program Loseda. Dengan program itu, DLH menargetkan terjadi pengurangan volume sampah sekitar 30%.
"Ini sesuai dengan yang diamanatkan pada Peraturan Presiden Nomor 12/2025 tentang Kebijakan Strategis Nasional, salah satunya penyelesaian sampah sebanyak 52% pada 2025 dan 100% pada 2029. Kalau Loseda berjalan bisa mengurangi sampah 30%," pungkasnya.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved