Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG petani di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhasil mengembangkan budi daya buah melon dengan sistem pertanian modern. Hasil budi dayanya diproyeksikan bisa diekspor ke luar negeri.
Adalah Nurdin, petani asal Kampung Legok, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sukaluyu.
"Awalnya iseng. Kebetulan ada lahan kosong di halaman rumah. Saya coba-coba tanam benih melon dengan cara konvensional," kata pemilik MJS Hidroponik Farm House itu.
Ternyata, menggunakan pola konvensional banyak risiko yang dihadapi. Sebab, pola budi daya di lahan terbuka membuat media tanam tidak terkendali.
Nurdin pun memutar otak mencari formulasi agar buah melon yang dihasilkan bisa efektif dan efisien. Dia kepikiran membuat budi daya menggunakan metode hidroponik dan fertigasi tetes.
Hasilnya, buah melon yang dipanen memiliki rasa lebih manis serta tekstur lebih renyah dibanding penanaman konvensional.
Nurdin menyulap lahan terbuka di halaman rumahnya menjadi green house. Dia membudidayakan tiga jenis melon unggulan yaitu Rock Melon, Melon Jepang, dan Melon Belanda. Saat ini, Rock Melon sudah memasuki masa panen.
"Untuk saat ini yang siap dipanen jenis Rock Melon. Kemanisannya mencapai 16%. Daging buahnya berwarna oranye. Teksturnya pun sangat renyah," ucapnya.
Sementara Melon Jepang dan Melon Belanda masih dalam masa pertumbuhan. Nurdin menyebut, sistem hidroponik memberikan banyak keuntungan karena seluruh proses mulai dari pemupukan, penyiraman, hingga pencegahan hama bisa lebih terkontrol.
Destinasi edukasi
Kini green house atau kebun melon hidroponik di tempat itu jadi destinasi wisata edukasi. Selain bisa memetik langsung melon, para pengunjung juga bisa belajar sistem tanam modern.
Eka Indriyani, pengunjung asal Cianjur, mengaku sengaja datang ke MJS Hidroponik Farm House. Dia ingin mencoba memetik buah melon langsung dari pohonnya.
"Rasanya manis. Beda dari melon yang biasa saya makan. Agak-agak renyah. Crunchy-crunchy gitu," kata Eka.
Di tempat itu, melon dijual seharga Rp35 ribu per kilogram. Dengan nilai sebesar itu, para pengunjung tak hanya bisa menikmati kesegaran buah melon, tapi juga belajar menanam ala hidroponik.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved