Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH pulang dari barak militer Resimen Armed 1 Sthira Yudha Sadang Purwakarta, Jawa Barat, 39 siswa SMP yang mengikuti pendidikan karakter, kini berada di rumah masing-masing.
Mereka melakukan aktivitas kesehariannya, seperti bersekolah dan berkumpul bersama keluarga. Salah seorang siswa tersebut adalah
Agil Ajiji, siswa Kelas 8 SMP Negeri 2 Cibatu, Kabupaten Purwakarta.
Agil terlihat sudah beraktivitas bersama siswa lainnya di sekolah, Rabu (21/5).
Dia merupakan salah satu dari 39 siswa tingkat SMP yang mengikuti pendidikan karakter di barak TNI Resimen Armed 1 Sthira Yudha Purwakarta selama 18 hari. Agil diikutsertakan sebagai peserta pendidikan karakter karena masuk dalam katagori kenakalan remaja, atas rekomendasi dari guru BK tempatnya bersekolah.
Orang tua Agil, Mamat, 54, mengakui semenjak kepulangan dari barak TNI, Agil sudah terlihat ada perubahan perilaku.
"Jika biasanya sering begadang pulang larut malam, malas belajar dan sering bolos sekolah, kini perilaku tidak baik itu sudah terkikis menjadi taat waktu dan taat belajar di rumah dan mulai rajin salat," kata Mamat, saat ditemui di rumahnya, Rabu (21/5).
Pekerja serabutan ini menyebutkan, ada hikmah di balik kepulangan Agil dari barak TNI. Saat ini anaknya itu banyak mendapat perhatian dari berbagai kalangan termasuk dari Pemerintahan Kabupaten Purwakarta.
Menurut bapak delapan anak ini, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang biasa dipanggil Om Zien, telah membelikan tanah seluas 50 meter. Tanah tersebut akan dibangun rumah untuk Agil.
Selama ini keluarga itu tinggal menumpang di tanah milik orang lain, dalam kondisi rumah yang sangat tidak layak huni.
"Alhamdulillah Agil sudah dibelikan tanah oleh Bupati Purwakarta dan akan dibuatkan rumah. Katanya rumah itu untuk Agil," ungkap Mamat.
Agil dan keluarganya tinggal di Kampung Karang Layung RT 10 RW 04, Desa Cirende, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.
Pemkab Purwakarta berencana 39 siswa yang baru pulang dari barak akan rutin dikumpulkan setiap dua pekan selama enam bulan. Hal itu untuk mengontrol para siswa selama berada di rumah dan di lingkungannya agar tidak melakukan hal negatif lagi.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved