Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat tidak menyetujui permintaan penambahan jatah pembuangan sampah ke TPA Sarimukti yang diajukan Pemkab Bandung Barat. Pasalnya kondisi TPA regional Bandung Raya itu sudah sangat overload.
Kepala UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Arief Perdana mengatakan, jatah pembuangan sampah dari Bandung Barat ke TPA Sarimukti tetap 17 rit atau sekitar 85 ton per hari. Jumlah itu sesuai kesepakatan yang dibuat dengan kabupaten dan kota di Bandung Raya pada Oktober 2024.
"Jatah pembuangan sampah dari Bandung Barat ke TPA Sarimukti tetap sesuai kesepakatan awal yakni 17 rit per hari. Penumpukan sampah yang terjadi di daerah harus diselesaikan di wilayah masing-masing," kata Arief, Rabu (12/2).
Ia menuturkan, pada awalnya Pemkab Bandung Barat meminta ada penambahan jatah pembuangan menjadi 30 rit per hari, namun permintaan itu sulit dilakukan.
Menurut Arief, alasanya karena kondisi TPA Sarimukti sudah overload. Jika tak dibatasi, ia khawatir timbul kejadian yang tidak diinginkan seperti longsor atau kebakaran seperti yang terjadi sebelumnya.
"Kalau tidak dibatasi saya khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Memang konsekuensinya penumpukan sampah. Kabupaten dan kota harus melakukan pengurangan sampah. Kita berupaya bantu tapi harus mengintensifkan pengurangan sampah dari sumbernya," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandung Barat, Syahria mengaku, pihaknya mengajukan penambahan jatah pembuangan sampah ke TPA Sarimukti untuk mengatasi permasalahan sampah yang sulit dikendalikan, sehingga menyebabkan terjadinya penumpukan di sejumlah titik.
"Minimalnya, Bandung Barat mendapatkan jatah 30 rit atau 140-150 ton pembuangan sampah di TPA Sarimukti. Saat ini jatah pembuangan sampah dari Bandung Barat masih 17 rit, atau sama dengan jatah dari Kota Cimahi," ungkapnya.
Dengan penambahan jatah 30 rit itu, lanjut dia, setidaknya 20% sampah dari total produksi yang mencapai 760 ton per hari di Bandung Barat bisa dibuang ke TPA Sarimukti. Ini membuat penumpukan-penumpukaan di TPS bisa terselesaikan.
"Ini sedang kita pikirkan untuk melakukan melakukan pembersihan. Kami sedang upayakan untuk melakukan penambahan kuota ke Pemprov Jabar," tuturnya.
Terbatasnya jatah pembuangan sampah ke TPA menyebabkan penumpukan sampah di beberapa lokasi. Di antaranya di Kantor UPT Kebersihan Kabupaten Bandung Barat Jalan Gedong Lima, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, yang dipenuhi gunungan sampah.
Keberadaan sampah terjadi sejak dua bulan terakhir imbas pembatasan pembuangan ke TPA Sarimukti oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tak pelak, bau sampah menyeruak hingga air lindi mengalir mencemari lingkungan sekitar.
KEPADATAN arus kendaraan menuju kawasan wisata Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) mendorong Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono turun langsung ke lapangan, Senin (23/3) sore.
Kegiatan ini menjadi bagian upaya perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat setempat pasca bencana tanah longsor
TPA Sarimukti kembali beroperasi H+2 Lebaran. DLH Kota Bandung kerahkan 1.025 personel dan 134 armada untuk bersihkan 71 titik sampah di pusat kota & wisata.
Jalur utama Garut-Sumedang di Selaawi tertutup total akibat longsor tebing 20 meter. Tim gabungan kerahkan ekskavator untuk evakuasi. Cek selengkapnya.
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
TIGA orang meninggal dunia usai hilang tenggelam di kawasan Pantai Alor Cilangkob Tenda Biru Desa Ujunggenteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
VOLUME kendaraan pada arus balik Lebaran 2026 di jalur arteri nasional wilayah Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami peningkatan signifikan pada Senin (23/3).
JNGR menjadikan Kecapi Suling sebagai pertunjukan utama, seni musik yang menjadi bagian penting dari perjalanan menginap para tamu.
Seiring dengan itu, penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Konservasi tidak bisa hanya bicara satwa. Kalau masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat, maka konservasi akan selalu kalah,
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved