Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
INSPEKTORAT Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengendus kejanggalan pada kasus ambruknya bangunan ruang laboratorium SMPN 3 Tanggeung pekan lalu. Tim Inspektorat pun segera melakukan penelusuran dan investigasi lebih mendalam pada ambruknya salah satu ruangan di sekolah yang terletak di Kampung Tegalpanjang, Desa Sirnajaya Kecamatan Tanggeung, itu.
Kepala Inspektorat Kabupaten Cianjur, Endan Hamdani, mengatakan adanya dugaan kejanggalan itu didasari berbagai faktor yang bisa jadi motif. Hal itu yang nanti akan menjadi materi bagi Inspektorat melakukan penelusuran dan investigasi.
"Ada beberapa motif yang kita telusuri. Pertama, pernahkah pihak sekolah membuat surat ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bahwa kondisi bangunan akan roboh? Kalau tidak pernah, berarti ada motif lain dengan menayangkan video itu di media sosial. Kemudian saya tanya, adakah kerugian barang-barang seperti komputer dan lain-lain, ternyata enggak ada karena sebelumnya sudah dievakuasi. Karena itu, perlu kita telusuri dan investigasi lebih jauh," kata Endan, Minggu (3/11).
Sejatinya, lanjut Endan, kondisi bangunan yang akan roboh secara kasat mata akan terlihat gejala-gejalanya. Mestinya, pihak sekolah segera melaporkan ke Disdikpora untuk dilakukan antisipasi.
"Jangan lantas kemudian divideo pas bangunan ambruk. Kami ucapkan terima kasih kepada yang sudah memvideokan karena ini jadi kontrol," tegasnya.
Endan menyayangkan tidak ada laporan dari pihak sekolah sebelum bangunan tersebut ambruk. Padahal, harusnya kalau ingin ada perbaikan, jauh sebelum bangunan ambruk sudah dilaporkan ke Disdikpora.
"Kalau seperti itu, bisa saja kan kemungkinan mencelakakan warga sekolah, karena terkesan ada pembiaran sebelum bangunan ambruk. Baik kepada siswa maupun kepada guru," ujarnya.
Informasi yang diterima Inspektorat, usia teknis bangunan ruang laboratorium itu baru dua tahun. Biaya pembangunannya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2022.
"Pernah dulu juga diperiksa Inspektorat. Hanya pembangunannya belum beres saat pemeriksaan waktu itu," terangnya.
Inspektorat telah melakukan berbagai upaya pascarobohnya bangunan ruang laboratorium di sekolah tersebut. Upayanya dilakukan dengan meminta klarifikasi dan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.
"Disdikpora sudah menyampaikan laporan secara tertulis kepada kami (Inspektorat). Kami akan tindaklanjuti dengan melakukan audit investigasi serta pemanggilan pihak-pihak terkait. Apakah ini karena kelalaian atau ada kesalahan spesifikasi, saya belum bisa menyimpulkan karena belum lakukan pemeriksaan lebih jauh," pungkasnya.
Ambruknya bangunan ruang laboratorium SMPN 3 Tanggeung terjadi pada Jumat (25/10), sekitar pukul 12.00 WIB. Momen detik-detik robohnya bangunan direkam masyarakat. Videonya pun beredar di media sosial.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin, mengaku langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk memastikan penyebab ambruknya bangunan laboratorium itu. Hasil kajian tim, didapati atap laboratorium SMPN 3 Tanggeung roboh akibat penopang yang tak kuat menahan beban berat karena diduga tidak sesuai spesifikasi.
"Pembangunannya dilakukan secara swakelola yang biayanya berasal dari DAK tahun anggaran 2022 sebesar Rp450 juta," kata Helmi. (BB/J-3)
Untuk update terbarunya, di hulu Sungai Cileungsi pada pukul 19.20 WIB TMA berada diketinggian 410 sentimeter yang memiliki batas normalnya 100 sentimeter.
Proses eksekusi terhadap aset seluas 493 meter persegi tersebut berlangsung kondusif
Penanman jagung dilaksanakan bekerja sama dengan PT Nusa Farm Indonesia
Ada perbedaan penanganan dugaan korupsi rumah dinas DPRD Kota Banjar dan Kabupaten Indramayu.
Tidak boleh ada warga masyarakat yang tidak mampu, yang tidak dibantu, yang tidak di-backup oleh Pemda
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi, dengan partisipasi mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Zimbabwe, Somalia, dan Aljazair.
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Imlek adalah tentang kebersamaan, tentang duduk satu meja dengan orang-orang terkasih, menikmati hidangan istimewa, dan menciptakan kenangan yang berarti.
SATUAN Lalu Lintas Polresta Cirebon melakukan pendataan dan pengecekan kondisi jalan di wilayah hukum mereka.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
KEINDAHAN alam Jawa Barat mampu mengundang wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang.
Nasabah tidak perlu ramai-ramai datang ke BPR Bank Cirebon. Mereka diminta untuk menyiapkan dokumen persyaratan
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Farhan melarang rumah sakit menolak pasien, khususnya dalam masa transisi penataan kepesertaan jaminan kesehatan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat perlindungan hingga meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengeklaim sudah mengambil alih pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang dinonaktifkan pemerintah pusat.
Peluncuran seri perangko reguler edisi khusus Imlek ini sudah yang ketiga kalinya dilakukan Pos Indonesia. Sebelumnya telah diluncurkan pada tahun 2024 Naga Kayu 2575 dan edisi Tahun Ular 2576.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved