Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSOALAN logistik nasional menjadi masalah mendesak yang harus mendapat perhatian pemerintah. Upaya itu dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjuan.
"Hal itu memberikan kepastian pemerataan pembangunan. Selain itu juga memastikan keterlibatan dan kompetisi Indonesia yang lebih maksimal dalam rantai pasok global," tutur Dewan Pembina Pusat Studi Logistik dan Pengembangan Wilayah, Fary Francis, di Kampus ITB, Bandung, Kamis (25/7).
Fary mengungkapkan hal itu dalam Seminar Nasional Peningkatan Kinerja Logistik di Indonesia, yang digelar Pusat Studi Logistik dan Pengembangan Wilayah (Satlogwil) bekerja sama dengan Pusat Pengkajian Logistik dan Sistem Rantai Pasok Institut Teknologi Bandung (ITB). Seminar juga dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Baca juga : Shipper dan Honeywell Bermitra Kenalkan Sistem Manajemen Gudang Meson di Indonesia
Lebih jauh, Fary mengajak ITB untuk menemukan upaya-upaya yang bisa menjadi loncatan bagi penurunan biaya logistik. Selain itu, pada saat yang sama menjamin terjadinya pemerataan pembangunan.
Dia melihat Indonesia dapat belajar dari Jepang, Uni Eropa, atau bahkan Filipina yang memiliki karakteristik geografis sama yakni archipelago dengan waktu tempuh pelayaran yang rata-rata di bawah dua hari.
“Transportasi logistik antarpulau ini akan efektif dan efisien jika memaksimalkan penggunaan roro dan ropax. Kita perlu segera melakukan switch ke arah tersebut. Cara ini bisa menekan biaya logistik,” katanya.
Baca juga : Perkumpulan Pelaku Logistik Indonesia Tutup Tahun Gelar Seminar UMKM
Ia menuturkan pengalaman Jepang, Uni Eropa, dan Filipina, sudah membuktikan. Indonesia bisa belajar dari mereka untuk menemukan model terbaik bagi peningkatan kinerja logistik.
Biaya logistik
Sementara itu, Kepala Pusat Pengkajian Logistik dan Sistem Rantai Pasok ITB Titah Yudhistira mengungkapkan ada hubungan yang sangat erat antara Logistics Performances Index (LPI) dan Global Competitive Index. LPI juga berhubungan erat dengan pendapatan nasional per kapita yakni negara dengan pendapatan per kapita tinggi akan memiliki biaya logistik lebih rendah.
Baca juga : Layanan Jasa Logistik CKL Cargo Penuhi Standar Internasional
“Kesuksesan program-program pembangunan pemerintah ke depan membutuhkan kinerja logistik yang baik. Sebagai contoh, program makan bergizi gratis terkait erat kinerja logistik. Jika tidak ada perbaikan kinerja logistik, akan terjadi fluktuasi harga pangan di berbagai daerah dan ini menyebabkan bengkaknya APBN untuk program pemerintah tersebut,” tambahnya.
Untuk itu, dia mendorong adanya regulasi baru sebagai penyegaran atau revitalisasi semangat cetak biru Sislognas (Perpres 26/2012) guna mencapai tujuan sistem logistik nasional mengingat telah terjadi perubahan dan dinamika selama 12 tahun terakhir.
Pada kesempatan sama, Asdep Peningkatan Logistik Nasional Kemenko Perekonomian Atong Soekirman menjelaskan pemerintah sedang terus berupaya agar LPI terus meningkat dan biaya logistik terus menurun.
“Kemenko Perekonomian sedang merancang Raperpres tentang penguatan logistik nasional. Tujuannya menurunkan biaya logistik, menjamin ketersediaan bahan baku, menjamin ketersediaan barang, mendukung daya saing ekspor, serta kemudahan aksesibiltas antarwilayah,” jelasnya.
Dia menambahkan kini fokus kemenko ialah menggunakan pendekatan konstruktif dengan simplifikasi bisnis proses untuk menurunkan biaya logistik.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved