Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Garut meluncurkan program Smart Girls (Strategi Kolaborasi Pencegahan New Born Stunting) di Aula Jayasakti, Kecamatan Caringin.
Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin menekankan pentingnya data dalam perencanaan. Pelaksanaan program pemerintah harus betul-betul terlaporkan dan tercatat.
"Tanpa data kita itu akan sulit mencapai target yang akan kita sasar, oleh karena itu data itu adalah sesuatu yang paling penting," ucapnya.
Baca juga : Penjabat Bupati Garut Turun ke Posyandu demi Turunkan Angka Stunting
Dia memaparkan, terdapat beragam jenis data, di antaranya yaitu data yang bersifat tetap dan bersifat mobile, seperti data terkait kelahiran anak, yang bersifat dinamis.
"Dengan data, kita bisa mengukur kinerja dan dengan mudah mencapai target sasaran. Keberadaan data juga memastikan anggaran yang digunakan akuntabel," tambahnya.
Oleh karenanya, ia tidak ingin apa yang sudah dianggarkan itu tidak terealisasi 100%, karena perencanaan yang buruk, akibat data yang tidak valid.
Baca juga : Angka Tengkes Naik, Garut Tetap Targetkan Capai 14% Tahun Ini
Barnas mengingatkan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan data, seiring dengan perkembangan zaman. Ia menekankan perlunya pelatihan dan pemahaman terhadap penggunaan teknologi digital dalam pengumpulan dan analisis data.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Leli Yuliani, mengungkapkan bahwa Dinas Kesehatan Garut telah menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas keberhasilan pendataan balita di seluruh Kabupaten Garut. Hal ini berkat kerja keras tenaga kesehatan di puskesmas serta Forkompimcam di Kabupaten Garut.
Selain pendataan balita, Dinkes Garut juga melakukan pengukuran, dan pemeriksaan terhadap seluruh ibu hamil di Kabupaten Garut.
"Mudah-mudahan semuanya juga terdata, sehingga kita tahu kondisi kesehatan ibu dan balita agar kita bisa sama-sama mencegah stunting," pungkasnya.
Garut masih bermasalah dengan stunting. Pada 2022 angka stunting 23,6%, naik menjadi 24,1% pada 2023.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved