Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Cianjur, Herman Suherman, terkesan masih menutup diri terkait kontestasi pada Pilkada serentak 2024. Orang nomor satu di Kabupaten Cianjur itu mengaku masih fokus menyelesaikan berbagai program pembangunan ke depan.
"Saya sampaikan, saya fokus pada pekerjaan dulu," katanya seusai meresmikan penggunaan gedung baru Badan Kesbangpol Kabupaten Cianjur, Kamis (11/1).
Menurut dia, masih cukup banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan
Pemkab Cianjur ke depan. Terutama berkaitan dengan upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).
"Saya dan jajaran SKPD (satuan kerja perangkat daerah) tidak fokus kepada Pilkada. Sekarang fokuskan dulu penyelesaian program prioritas Kabupaten Cianjur, yaitu dalam rangka peningkatan IPM pada sektor kesehatan, pendidikan, dan daya beli melalui lima program unggulan," ujarnya.
Alasan lain belum fokusnya Herman maju pada kontestasi nanti, karena sampai saat ini belum ada kepastian jadwal pelaksanaan Pilkada. Artinya, kepastian jadwalnya masih tentatif.
"Belum tentu kapan dilaksanakan. Jadi masih wacana. Ada yang bilang September, ada juga November. Intinya, kami belum fokus ke pilkada.
Kami fokuskan dulu kepada percepatan penyelesaian program pembangunan,"
tegasnya.
Namun, sebut Herman, dari sisi anggaran Pilkada, Pemkab Cianjur sudah
mengalokasikannya. Hal itu karena merupakan amanat undang-undang yang mana anggaran Pilkada menjadi beban daerah.
"Anggaran kita siapkan. Itu mah sudah sesuai regulasi. Sudah kita
siapkan. Ada sharing dari kabupaten dan dari provinsi," tuturnya.
Sebagai petahana, Herman mengaku maju atau tidaknya nanti pada kontestasi Pilkada serentak 2024 tergantung dari keinginan dan penilaian masyarakat. Seandainya masyarakat menilai dirinya layak berkontestasi, mau atau tidak mau, dia siap.
"Saya sampaikan, saya fokus pada pekerjaan dulu. Itu nanti yang menilai rakyat," pungkasnya. (SG)
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved