Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRESTA Bandung, telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di daerah rawan banjir yang ada di Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar). Terutama di kawasan rawan banjir seperti Kecamatan Baleendah, Bojongsoang dan Dayeuhkolot menjadi fokus perhatian.
"Di daerah tersebut, arus lalu lintas selalu terhambat ketika banjir menggenang terutama pada pagi dan sore hari, saat aktivitas masyarakat meningkat. Nanti pada saat turun hujan deras dan intensitasnya lama, kami akan menurunkan petugas," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo Senin (4/12).
Petugas tersebut kata Kusworo, akan memberikan informasi kondisi jalan kepada para pengguna, terutama mengenai banjir yang biasa menggenang.
Baca juga : Pemerintah Kota Bandung Tuntaskan 12 Lokasi Rawan Banjir
Apabila tidak bisa dilewati, petugas akan segera melakukan pengalihan arus. Anggota Satlantas juga akan bertugas melakukan pengaturan arus supaya antrean kendaraan bisa segera terurai.
"Rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan dengan melihat kondisi air dan arus lalu lintas di lapangan. Jika dirasa masih bisa menggunakan jalur existing, rekayasa lalu lintas dengan pengalihan arus tidak akan dilakukan," jelasnya.
Baca juga : Cegah Banjir, Pemkot Bandung Bangun Kolam Retensi di Margahayu Raya
Namun lajut kapolres, apabila hasil pengamatan menunjukkan bahwa rekayasa lalu lintas harus dilakukan. Petugas akan langsung mengalihkan arus ke jalan aman dari genangan air.
Pihaknya juga sudah memetakan jalan mana yang rawan terendam banjir dan yang aman di sekitarnya. Rekayasa akan diberlakukan apabila terjadi banjir besar.
Sementara itu Kepala Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Uka Suska Fuji Utama mengatakan, sejumlah bencana alam seperti banjir, longsor dan angin kencang terjadi, disebabkan faktor alam, kondisi sarana dan prasarana, serta juga ulah manusia yang memperparah lingkungan.
"Banjir dan longsor juga karena ulah manusia, membuang sampah sembarangan, yang mengakibatkan tumpukan sampah menyumbat di sejumlah titik saluran air," ujarnya.
Uka melanjutkan, seperti banjir di wilayah Soreang, Kertasari dan wilayah lainnya, terdapat tumpukan sampah yang menyumbat saluran air.
Namun, jika keberadaannya tidak dipenuhi sampah, maka aliran air akan lancer. Kini upaya yang dilakukan pihaknya, dengan cara melakukan himbauan kepada semua steakholder untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan pemetaan lokasi bencana memasuki musim penghujan.
"Masyarakat sebaiknya mulai sekarang secara rutin gotong royong membersihkan saluran air dalam waktu yang berkala dan mendeteksi dini dengan melakukan pemetaan rawan terjadi longsor," imbuhnya.
Selain melakukan himbauan, kata Uka pihaknya juga mengadakan assesmen ke lapangan, saat terjadinya musibah bencana alam untuk membantu dan mengevakuasi para korban. Dengan melakukan penanganan darurat seperti memberi bantuan logistik, peralatan kebencanaan untuk disampaikan kepada OPD terkait agar segera ditindaklanjutinya. (Z-4)
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved