Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Padjadjaran (Unpad) akan menjadi tuan rumah pelaksanaan
Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-36 Tahun 2023. Kegiatan ng akan dilaksanakan pada 26 November hingga 1 Desember 2023 di kampus
Jatinangor dan Bandung.
Pimnas ke-36 ini akan diikuti oleh 525 tim dari 106 perguruan tinggi seluruh Indonesia, terdiri dari 2.419 peserta, 525 dosen pembimbing dan 77 juri.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), dalam bidang penalaran. Mereka memperlombakan karya ilmiah mahasiswa tingkat nasional.
Pimnas sebagai forum pertemuan ilmiah dan komunikasi produk kreasi mahasiswa, diikuti oleh mahasiswa atau kelompok tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
"Kami ucapkan selamat kepada adik-adik mahasiswa yang telah melalui
segenap tahapan PKM dan segera lanjut ke tahapan Pimnas. Semoga membawa
semangat merdeka berprestasi di bidang pengembangan inovasi, riset yang
berkelanjutan," ujar Kepala BPTI Asep Sukmayadi, Minggu (26/11)
Ketua Umum Pimnas ke-36 yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik dan
Kemahasiswaan Unpad Prof Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, berharap,
kegiatan Pimnas 36 dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi
semua pihak.
"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini sesuai dengan apa yang kita
rencanakan. Semoga Pimnas dapat menjadi suatu ajang yang dapat
menghasilkan hal-hal berguna, baik bagi mahasiswa maupun bagi masyarakat secara umum," ungkapnya.
Selain lomba Pimnas, ajang ini juga akan diisi dengan lomba non-Pimnas,
pameran teknologi dan inovasi, Indonesia Talent Summit 2023 dan kegiatan lainnya, seperti bazar, kuliah umum dan sarasehan kemahasiswaan.
Pimnas ke-36 mengusung tema Mempersiapkan mahasiswa Indonesia yang berorientasi ke masa depan menjadi lulusan unggul, kompetitif, adaptif, fleksibel, produktif, berdaya saing dan berkarakter. (SG)
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved