Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH daerah diharapkan bisa menemukan solusi untuk mengatasi banjir di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Banjir menjadi persoalan klasik yang telah lama dikeluhkan warga setiap musim penghujan.
Yang terbaru, warga kembali dibuat kesal lantaran air meluap ke Jalan Panorama saat wilayah Lembang diguyur hujan lebat pada Selasa (21/11) malam.
Normalisasi saluran drainase di depan Pasar Panorama Lembang yang sudah
rampung sejak dua bulan lalu pun dianggap sia-sia lantaran tidak bisa
menampung debit air hujan, sehingga banjir setinggi 50 sentimeter tak
terhindarkan.
Tempat usaha di sepanjang jalan raya pun tak luput dari genangan banjir. Bahkan, air hujan hingga merendam sebuah SD di Jalan Panorama, sehingga mengganggu aktivitas belajar siswa pada Rabu (22/11).
"Melihat kenyataan ini, saatnya kita bersinergi bersama dengan tidak
menyalahkan siapapun. Mulai saat ini cari solusi agar Lembang lebih berkah, tidak banjir lagi," ucap Haji Awin, tokoh masyarakat Lembang.
Banyak kendaraan terutama sepeda motor yang memaksa melintas akhirnya
mengalami mogok di tengah jalan. Arus lalu lintas pun menjadi tersendat
akibat banyaknya ruas jalan yang tergenang.
Anggota Satpol PP dibantu Babinsa serta warga berusaha mengatur lalu lintas dan bantu mendorong sepeda motor yang mogok. "Di depan pasar ketinggian banjir hingga 50 sentimeter. Kalau di Kampung Panorama antara 30-40 cm. Banyak sepeda motor yang berusaha menerjang banjir akhirnya mogok," tambah Haji Awin.
Memasuki musim hujan sejak awal November ini, banjir masih akan terus
mengintai warga. Oleh karena itu, ia mengajak kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang karena sampah menjadi salah satu pemicu banjir.
"Pemerintah kecamatan memiliki program Asih (ahad bersih) bekerja sama dengan ACL menggelar kegiatan Lembang berkah tanpa sampah. Harapannya, kita bersinergi dengan unsur terkait termasuk masyarakat untuk menanggulangi permasalahan banjir ini," tambah Awin yang juga pengurus Aliansi Cinta Lembang (ACL) ini. (SG)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved