Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma (Gemas) Jawa Barat dilantik di Kota Bandung, Sabtu (18/11) malam. Gemas organisasi yang memperjuangkan aspirasi masyarakat Hindu, Buddha, Konghucu, serta Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, melalui jalur sosial dan politik.
Ketua Umum Gemas AS Kobalen mengungkapkan, setelah pelntikan pengurus Jawa Baat, pihaknya juga akan membentuk pengurus di tingkat kota dan kabupaten.
Dalam kesempatan itu, Kobalen juga menyatakan organisasinya mendukung pasangan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.
Ketua Gemas Jawa Barat Benetta Heaster menjelaskan organisasi dan anggotanya siap memenangkan calon yang diusung Koalisi Indonesia Maju.
"Beberapa strategi telah kami siapkan, salah satunya konsolidasi yang kami lakukan hari ini," urainya.
Gemas sendiri memiliki misi menjadi organisasi yang mampu menciptakan keharmonisan antara sesama anak bangsa, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan dengan menghilangkan diskriminasi yang terjadi pada kaum minoritas. Mereka juga memperjuangkan Harkat dan Martabat kaum minoritas, untuk diakui secara sama di NKRI tercinta, sesuai UUD 1945.
Gemas adalah contoh dari moderasi beragama. Mereka hadir untuk memberi
kesempatan, keamanan dan kenyamanan bagi umat Hindu, umat Buddha, umat
Konghucu, dan aliran Kepercayaan. (SG)
Kegiatan ini menjadi bagian upaya perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat setempat pasca bencana tanah longsor
TPA Sarimukti kembali beroperasi H+2 Lebaran. DLH Kota Bandung kerahkan 1.025 personel dan 134 armada untuk bersihkan 71 titik sampah di pusat kota & wisata.
Jalur utama Garut-Sumedang di Selaawi tertutup total akibat longsor tebing 20 meter. Tim gabungan kerahkan ekskavator untuk evakuasi. Cek selengkapnya.
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
TIGA orang meninggal dunia usai hilang tenggelam di kawasan Pantai Alor Cilangkob Tenda Biru Desa Ujunggenteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
VOLUME kendaraan pada arus balik Lebaran 2026 di jalur arteri nasional wilayah Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami peningkatan signifikan pada Senin (23/3).
JNGR menjadikan Kecapi Suling sebagai pertunjukan utama, seni musik yang menjadi bagian penting dari perjalanan menginap para tamu.
Seiring dengan itu, penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Konservasi tidak bisa hanya bicara satwa. Kalau masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat, maka konservasi akan selalu kalah,
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sebanyak 19 fasilitas pengolahan sampah tetap dioperasikan hingga menjelang hari H Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved