Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memiliki program pemberdayaan 10 ribu UMKM. Program itu rencananya akan dituntaskan selama lima tahun.
Namun belum genap lima tahun, program tersebut sudah mencapai target hanya dalam waktu dua tahun. Bahkan jumlahnya melebihi target.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cianjur, Komarudin, menjelaskan dengan target pemberdayaan 10
ribu UMKM, maka berdasarkan estimasi, per tahun idealnya bisa mencapai 2 ribu UMKM. Namun, kenyataannya sebelum lima tahun program tersebut sudah mencapai 19.368 UMKM.
"Alhamdulillah jumlahnya melebihi dari yang ditargetkan. Jumlahnya mencapai 19.368 UMKM terhitung 9 Oktober 2023 ," katanya, Kamis (2/11).
Pemberdayaan UMKM, lanjut dia, konsepnya lebih diarahkan kepada upaya
fasilitasi para pelaku usaha mendapatkan pembinaan dan legalitas. Misalnya, para pelaku UMKM difasilitasi membuat nomor induk berusaha (NIB), pangan industri rumah tangga (PIRT), sertifikasi halal, surat keterangan usaha (SKU), dan lainnya.
"Dari 19.368 UMKM, yang sudah kita fasilitasi mendapatkan NIB sebanyak
10.447 UMKM, SKU sebanyak 2.744 UMKM, dan yang belum memiliki legalitas
sebanyak 6.177 UMKM atau masih dalam proses," terang Komarudin.
Pelaku UMKM di Kabupaten Cianjur mayoritas didominasi bergerak pada sektor kuliner. Jumlahnya mencapai 8.210 UMKM.
Sisanya bergerak pada sektor industri sebanyak 1.927 UMKM, pertanian
sebanyak 1.004 UMKM, jasa sebanyak 588 UMKM, fashion sebanyak 458 UMKM,
kerajinan 414 sebanyak UMKM, otomotif sebanyak 131 UMKM, teknologi
informasi sebanyak 89 UMKM, pariwisata sebanyak 20 UMKM, pendidikan
sebanyak 10 UMKM, dan lainnya sebanyak 245 UMKM.
"Jadi, dengan terus bertambahnya jumlah UMKM di Kabupaten Cianjur,
diharapkan dampaknya akan meningkatkan perekonomian masyarakat," tuturnya.
Karena itu, lanjut Komarudin, para pelaku UMKM tersebut terus dikawal
dengan diberikan pelatihan. Di antaranya cara pengemasan produk, pemasaran, dan lainnya.
"Kami sekarang sedang memetakan produksinya. Misalnya UMKM yang bergerak membuat keripik singkong itu di mana saja, begitu juga dengan produk-produk lainnya. Jadi nanti sistemnya klaster per produk di setiap wilayah yang disesuaikan dengan potensinya," pungkasnya. (SG)
Dari 3 GPM yang telah digelar beras, telur ayam dan minyak goreng menjadi komoditas yang paling banyak dibeli oleh masyarakat.
Para pelajar mulai merasakan gejala mual dan pusing setelah menyantap menu MBG yang dibagikan pada Rabu (25/2).
Kematian siswa SD di NTT karena tidak memiliki alat tulis, membuat Reborn Indonesia bergerak menyumbangkan buku dan kacamata di Garut
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
PEMERINTAH Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, diketahui melakukan alih fungsi lahan baku sawah (LBS) mencapai 500 hektare setiap tahunnya dan mengubahnya menjadi kawasan hunian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kepuh, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, harga cabai merah kini sudah mencapai Rp35 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram tergantung jenis
Meski antrean terlihat panjang, suasana terlihat tertib. Warga datang sesuai jadwal yang sudah mereka “rebutkan” sebelumnya melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia (BI).
SEBANYAK enam orang warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, jadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) pun langsung turun tangan menjemput mereka.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
SATRESKOBA Polres Cimahi berhasil menggagalkan peredaran ganja sebanyak 100 kilogram atau setara 1 kuintal yang dikemas dalam dua koper.
investasi teknologi khususnya AI trennya terus meningkat di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang.
Milad usia 108 ini, sebagai wujud syukur dan komitmen melanjutkan perjuangan organisasi dalam dakwah, pendidikan, dan pelayanan umat,
Ketiga calon rektor itu ialah Prof Aripin, Ade Rustiana, dan Asep Suryana Abdurrahmat.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan mendampingi 12 warga Jabar dalam menghadapi kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Prodi ini dirancang untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi memiliki visi keilmuan dan karakter kuat.
Kegiatan tarling perdana ini menjadi ajang mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Bekasi dan warga, sekaligus menyampaikan perkembangan program pembangunan.
Setiap titik galian harus memiliki kepastian waktu mulai, target penyelesaian, hingga penutupan kembali badan jalan.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved