Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Cianjur merupakan salah satu wilayah berisiko tinggi rawan bencana di Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
setempat menyebut hampir semua potensi bencana jadi ancaman di Kabupaten Cianjur.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsigaan BPBD Kabupaten Cianjur, Herli
Permana, menyebutkan salah satu upaya mencegah dampak bencana ialah
membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana). Dari 354 desa dan 6 kelurahan, sampai saat ini Destana sudah terbentuk di 145 desa.
"Jadi, tujuan dibentuk Destana itu agar saat terjadi bencana di wilayah
itu, mereka bisa mandiri menanganinya. Intinya, penanganan pertama saat
terjadi bencana itu dilakukan Destana. Sampai saat ini sudah terbentuk
sebanyak 145 Destana tersebar di berbagai kecamatan," kata Herli, Selasa (31/10).
Di setiap desa yang sudah terbentuk Destana, kata Herli, segala sarana dan prasarananya sudah betul-betul siap. Termasuk kesiapan sumber daya
manusianya.
"Kepengurusan Destana itu dibentuk langsung pihak desa. Mereka yang
menentukan, termasuk membuat jalur evakuasi ataupun tempat pengungsian
seandainya terjadi bencana," ucapnya.
Menurut Herli, semua anggaran pembiayaan operasional Destana ditanggung
pihak desa. BPBD hanya mendukung dari sisi pelatihan personel, simulasi, serta hal-hal berkaitan peningkatan kapasitas penanganan kebencanaan.
"Seperti sekarang selama kemarau, Destana yang sudah dibentuk harus siap menghadapi potensi dampak bencananya. Belum lagi memasuki musim pancaroba dari kemarau ke musim hujan. Kita harus siap siaga karena potensi kerawanan bencana cukup tinggi," tegasnya.
Herli menyebut Kabupaten Cianjur merupakan etalase potensi bencana.
Pasalnya, hampir semua potensi bencana sewaktu-waktu bisa terjadi.
Jika hanya mengandalkan BPBD, sebutnya, tentu akan keteteran. Sebab,
dengan jumlah personel sebanyak 62 orang termasuk di dalamnya tenaga
administrasi, sulit harus mengakomodir penanganan bencana di 360 desa
dan kelurahan yang tersebar di 32 kecamatan.
"Kita punya Gunung Gede yang notabene masih aktif, tsunami di pesisir
pantai selatan, pergerakan tanah, tanah longsor, banjir atau banjir bandang, gempa bumi, maupun puting beliung. Semua potensinya ada di Kabupaten Cianjur," pungkasnya. (SG)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved