Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN orang turun ke jalan-jalan di kota terbesar di Australia untuk menunjukkan solidaritas terhadap warga Palestina di tengah-tengah pemboman Israel terhadap Gaza. Sekitar 15.000 orang menghadiri unjuk rasa yang berlangsung di Sydney pada hari Sabtu (21/10).
“Para pengunjuk rasa meneriakkan ‘merdeka, merdeka Palestina’ dan ‘ganyang, ganyang Israel’,” kata penyelenggara Palestine Action Group.
Ribuan warga Australia lainnya juga dikatakan akan menghadiri unjuk rasa di Perth, Brisbane, Hobart, dan acara-acara pro-Palestina lainnya dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu (22/10) besok di Melbourne dan Adelaide.
Baca juga: Blinken Minta Hamas Bebaskan Lebih Banyak Sandera AS
"Ini sulit, apa yang disiarkan di media Barat jelas tidak mencerminkan apa yang terjadi di lapangan," kata Abdullah Ali, yang menghadiri unjuk rasa di Sydney, seperti dikutip oleh Australian Broadcasting Corporation.
"Apa yang saya lihat berbeda. Saya melihat sebagian anak-anak dimasukkan ke dalam kantong plastik, sangat sulit bagi siapa pun untuk melihatnya,” ujarnya.
Baca juga: Hamas Bebaskan Dua Sandera AS
Unjuk rasa pada hari Sabtu berlangsung dengan damai setelah mendapat persetujuan pada menit-menit terakhir dari polisi, menyusul kontroversi atas acara sebelumnya yang menampilkan slogan-slogan anti-Yahudi.
Pihak penyelenggara telah memperingatkan bahwa nyanyian anti-Yahudi, pembakaran bendera, dan suar tidak akan ditoleransi selama acara berlangsung.
Sedikitnya 4.137 orang telah terbunuh di Gaza sejak Israel memulai pengebomannya di daerah kantong tersebut sebagai tanggapan atas serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk melanjutkan serangan ke Gaza hingga kelompok bersenjata Palestina tersebut tersingkir di tengah ekspektasi bahwa pasukan Israel akan segera melancarkan invasi darat ke daerah kantong tersebut.
Oxfam dan badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan bahwa daerah kantong tersebut menghadapi bencana kemanusiaan karena penduduknya berisiko terjangkit kolera dan penyakit menular mematikan lainnya akibat hancurnya layanan air dan sanitasi.
(Aljazeera/Z-9)
Albanese menyebutkan keterlibatan "positif" dia dengan Malaysia, pemasok minyak penting bagi Australia, serta dengan kawasan ASEAN yang lebih luas.
Australia dilanda krisis BBM parah akibat konflik Timur Tengah. Lebih dari 500 SPBU kering, warga panic buying, dan harga solar melonjak tajam.
Simak kronologi lengkap krisis BBM Australia 2026. Dari blokade Selat Hormuz hingga aksi panic buying yang menguras stok 500 SPBU nasional.
Lonjakan permintaan yang dipicu aksi panic buying membuat distribusi terganggu.
Pemerintah Australia resmi melarang pemegang paspor Iran masuk untuk tujuan wisata dan kerja. Kebijakan ini dipicu risiko lonjakan permohonan suaka akibat konflik.
Enam pemain dan satu anggota staf pendukung kemudian menerima tawaran suaka di Australia.
Milisi Houthi Yaman resmi bergabung dalam perang dengan meluncurkan rudal balistik ke Israel selatan. IDF klaim berhasil cegat serangan yang sasar area Beer Sheba.
Hubungan Netanyahu dan Kepala Mossad David Barnea dikabarkan retak akibat saling tuding terkait akurasi intelijen perang Iran dan isu kebocoran informasi di pusat keamanan.
Penutupan dilakukan setelah serbuan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, dengan alasan arahan Komando Front Dalam Negeri melarang adanya kerumunan besar.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Komandan Polisi Dubai Dhahi Khalfan desak negara Teluk perkuat hubungan dengan Israel dan Barat, serta kritik negara Arab lain di tengah perang regional melawan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved