Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken, Jumat (20/10), mengungkapkan rasa leganya setelah Hamas membebaskan dua sandera AS namun menambahkan kelompok militan itu masih menyandera 10 warga AS di antara 200 orang yang disandera, awal bulan ini.
"Masih ada 10 warga AS yang masih belum diketahui nasibnya dalam konfliknya. Kami tahu beberapa di antara mereka masih disandera oleh Hamas bersama sekitar 200 sandera lainnya di Gaza," ujar Blinken sembari menuntut semua sandera segera dibebaskan tanpa syarat.
Para sandera, lanjut Blinken, terdiri dari laki-laki, perempuan, anak laki-laki, anak perempuan, orang tua dari banyak negara, dan semuanya harus dibebaskan.
Baca juga: Macron Puji Peran Besar Qatar dalam Pembebasan Dua Sandera Hamas
Dua perempuan AS yang disandera pada 7 Oktober oleh Hamas saat kelompok militan Palestina itu melancarkan serangan ke Israel telah dibebaskan dan kini berada di Israel.
Blinken mengatakan tim dari Kedutaan Besar AS akan menemui keduanya.
Baca juga: Hamas Bebaskan Dua Sandera AS
Blinken, yang kembali ke AS usai melakukan tur ke Israel dan sejumlah negara Arab, berterima kasih kepada Qatar atas upaya negara itu membantu membebaskan para sandera. (AFP/Z-1)
Kelompok HAM di AS mengajukan permohonan kepada ICC terhadap anggota pemerintahan Joe Biden sebelumnya dan mantan presiden tersebut terkait kejahatan perang Israel.
AKSES mantan Menteri Luar Negeri Antony Blinken terhadap terhadap informasi rahasia Amerika Serikat akan dibatasi.
"Sekretaris genosida, Anda memiliki darah ratusan ribu orang tak berdosa di tangan Anda," kata pengunjuk rasa.
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, dalam pidatonya di Atlantic Council, mengungkapkan rencana pasca-perang Gaza yang bertujuan mengisi kekosongan kekuasaan di wilayah itu.
Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak menengah menuju laut timurnya, saat Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengunjungi Seoul.
SEKELOMPOK pengunjuk rasa pro-Palestina berulang kali melakukan protes terhadap kesaksian Menteri Luar Negeri Antony Blinken di hadapan Panel DPR AS.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menuduh AS dan Israel melakukan serangan yang menargetkan sebuah sekolah dasar di Lapangan Niloufar, Teheran.
Rakyat Libanon dapat mengandalkan dukungan penuh dan bantuan kemanusiaan kami untuk ribuan pengungsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved