Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Pejabat Keamanan Senior Emirat Arab Desak Negara Teluk Pererat Aliansi dengan Israel

Haufan Hasyim Salengke
26/3/2026 18:34
Pejabat Keamanan Senior Emirat Arab Desak Negara Teluk Pererat Aliansi dengan Israel
Bendera Emirat Arab dan Israel berkibar di pameran Dubai, di emirat Teluk.( Karim Sahib/AFP via Getty Images)

KOMANDAN Kepolisian Dubai di Emirat Arab, Dhahi Khalfan Tamim, menyerukan kepada negara-negara Teluk Arab untuk memperkuat kerja sama dengan Israel. Pernyataan kontroversial ini disampaikan melalui serangkaian unggahan di akun X miliknya, di tengah eskalasi perang regional yang melibatkan Iran.

Khalfan secara implisit memuji aliansi negaranya dengan Israel dan memberikan kritik tajam terhadap negara-negara Arab di luar jazirah Teluk. Ia menilai bahwa stabilitas kawasan lebih terjamin melalui kemitraan strategis dengan pihak Barat dan Israel.

“Kepada masyarakat Teluk Arab, perkuat kerja sama dengan Israel. Nasihat saya, negara-negara lain di kawasan ini tidak ada yang baik,” tulis Khalfan.

Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi perang yang pecah sejak 28 Februari lalu, menyusul kampanye militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Konflik ini telah memicu aksi balasan dari Teheran, yang dilaporkan turut menyasar wilayah Emirat Arab dan beberapa negara Teluk lainnya.

Menurut Khalfan, konfrontasi militer ini menjadi bukti nyata mengenai siapa kawan sejati bagi monarki Teluk. Ia secara terang-terangan menyebut negara-negara Barat sebagai sahabat dan meragukan solidaritas negara Arab lainnya.

“Perang ini telah membuktikan bahwa negara-negara Barat adalah sahabat kita, dan mereka yang kita sebut 'saudara' sebenarnya terpisah dari kita—kecuali sesama negara monarki yang rukun dan bersimpati kepada kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, pejabat keamanan senior ini memuji langkah militer AS dan Israel yang menargetkan Iran. Ia mengeklaim bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menghancurkan kekuatan militer yang dibangun guna mendukung dominasi Persia di kawasan Timur Tengah. (Middle East Monitor/B-3)




Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya