Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Serangan Udara Hantam Gedung di Dubai

Dhika Kusuma Winata
13/3/2026 15:19
Serangan Udara Hantam Gedung di Dubai
Ilustrasi.(Giuseppe CACACE / AFP)

SERANGAN udara menghantam sebuah gedung di Dubai. Gedung itu dilaporkan terkena pecahan dari proyektil yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara. Insiden itu terjadi setelah ledakan keras mengguncang pusat keuangan di kawasan Teluk tersebut, Jumat (13/3).

Kantor media pemerintah Uni Emirat Arab menyatakan kerusakan pada gedung itu terjadi akibat serpihan dari serangan yang berhasil diintersepsi.

“Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa pecahan dari intersepsi yang berhasil menyebabkan insiden kecil pada bagian fasad sebuah gedung di pusat Dubai,” demikian pernyataan kantor media pemerintah.

Pemerintah menegaskan tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.

Laporan AFP di lokasi melaporkan terdengar dua ledakan besar yang mengguncang bangunan di sekitarnya. Ledakan itu juga memunculkan kepulan asap hitam tebal di salah satu kawasan pusat kota.

Sejak perang di Timur Tengah meletus pada 28 Februari, sistem pertahanan udara Uni Emirat Arab dilaporkan telah mencegat lebih dari 1.500 drone serta hampir 300 rudal yang diluncurkan dari Iran.

Insiden terbaru ini terjadi sehari setelah sebuah drone jatuh di dekat distrik keuangan Dubai pada Kamis. Ancaman Iran terhadap lembaga-lembaga ekonomi memicu sejumlah perusahaan mengevakuasi sebagian staf dari area tersebut.

Negara-negara Teluk yang kaya minyak, termasuk Uni Emirat Arab, terus berada di bawah tekanan serangan sejak konflik regional tersebut pecah. Beberapa fasilitas penting di Dubai juga menjadi sasaran, termasuk bandara internasionalnya yang merupakan salah satu yang tersibuk di dunia.

Selain bandara, kawasan pelabuhan serta properti mewah seperti Palm Jumeirah dan hotel ikonik Burj Al Arab juga disebut menjadi target serangan dalam rangkaian konflik tersebut.

(AFP/H-4))
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya