Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Iran Tembakkan Rudal ke Kantor Netanyahu dan Markas Angkatan Udara Israel, Serangan Balasan di Teluk

Cahya Mulyana
02/3/2026 18:57
Iran Tembakkan Rudal ke Kantor Netanyahu dan Markas Angkatan Udara Israel, Serangan Balasan di Teluk
Rudal Iran.(SCMP)

KORPS Garda Revolusi Iran mengumumkan bahwa mereka telah menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan markas besar Angkatan Udara Israel.

Kantor Berita Mehr menerbitkan pengumuman dari Garda Revolusi terkait gelombang ke-10 serangan rudal. Pernyataan itu mengatakan, "Kantor Perdana Menteri Israel dan markas besar Angkatan Udara Israel menjadi sasaran rudal Khyber."

Para pejabat Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tuduhan-tuduhan ini. Iran juga melancarkan serangan terhadap negara-negara di kawasan itu pada malam hari.

Sebagai tanggapan terhadap serangan gabungan yang dilancarkan oleh AS dan Israel, Iran melanjutkan serangan balasannya dengan rudal dan drone terhadap Israel dan negara-negara Teluk tempat pangkalan AS berada.

Menurut informasi yang dikumpulkan oleh seorang koresponden AA dari sumber resmi, pers lokal, dan saksi mata di wilayah tersebut, ledakan keras terdengar di kota-kota Teluk pada Senin pagi.

Korban di Bahrain.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain, dalam sebuah pernyataan yang dirilis di platform media sosial X yang berbasis di AS, melaporkan bahwa kebakaran terjadi di sebuah kapal asing yang sedang menjalani perawatan di galangan kapal dekat Pelabuhan Salman di ibu kota Manama, akibat pecahan peluru dari rudal yang dicegat.

Pernyataan tersebut mencatat bahwa seorang pekerja Asia tewas, dua lainnya luka serius, dan api berhasil dikendalikan. Sumber lokal juga mengklaim bahwa lokasi di dekat pangkalan AS di Manama menjadi sasaran. Gambar-gambar yang menunjukkan asap hitam tebal mengepul dari suatu titik di dekat pangkalan AS di Manama dibagikan di media sosial.

Ledakan di UEA.

Ledakan keras dilaporkan terdengar secara berkala di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Saksi mata yang berbicara kepada AA mengatakan sistem pertahanan udara ditembakkan, tetapi pihak berwenang belum merilis informasi apa pun mengenai kerusakan atau korban jiwa.

Sebuah pesawat tempur AS jatuh di Kuwait. Militer Kuwait mengumumkan bahwa beberapa jet tempur AS jatuh pagi ini dan seluruh awaknya selamat.

Angkatan Darat Kuwait membagikan pernyataan dari Juru Bicara Kementerian Pertahanan Saud Abdulaziz Al-Atwan di platform media sosial sebuah perusahaan yang berbasis di AS, yang mencakup pernyataan berikut: Pernyataan itu mengatakan, "Beberapa pesawat tempur AS jatuh pagi ini, dan semua awak pesawat selamat."

Pernyataan itu menyebutkan bahwa pihak berwenang telah mengikuti prosedur yang diperlukan dan bahwa para awak kapal Amerika dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan dan perawatan medis yang dibutuhkan. Kondisi kesehatan anggota kru yang bersangkutan dinyatakan stabil.

Pernyataan tersebut mencatat bahwa koordinasi langsung dengan militer AS sedang berlangsung dan prosedur teknis sedang dilakukan, menambahkan bahwa investigasi terus dilakukan untuk menentukan penyebab kecelakaan pesawat tersebut.

Pagi harinya, gambar-gambar yang diyakini sebagai jet tempur F-15 AS yang jatuh di Kuwait tersebar luas di media sosial. (Anadolu/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya