Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SERDADU Israel mengumumkan bahwa mereka telah membunuh Hussein Makled, kepala markas intelijen Hizbullah, dalam serangan tepat sasaran di ibu kota Beirut, Lebanon, semalam. Belum ada komentar langsung dari pihak Hizbullah terkait peristiwa ini.
Pernyataan militer Israel menegaskan bahwa operasi ini menargetkan markas intelijen kelompok tersebut dan menimbulkan kematian langsung terhadap Makled, salah satu komandan kunci di lini intelijen Hizbullah.
Sementara itu, Militer Amerika Serikat melaporkan bahwa jumlah anggota militer yang tewas sejak dimulainya serangan terhadap Iran meningkat menjadi empat orang.
Sebelumnya, CENTCOM mengumumkan bahwa tiga tentara tewas dan lima lainnya mengalami luka parah. Militer AS menyatakan, “Anggota militer keempat, yang terluka parah selama serangan awal Iran, akhirnya meninggal dunia akibat luka-lukanya.”
Pernyataan tersebut menambahkan, “Operasi tempur besar terus berlanjut dan upaya respons kami sedang berlangsung.”
Insiden ini terjadi di tengah ketegangan regional yang meningkat, menyusul serangan gabungan AS-Israel terhadap target di Iran dan serangan balasan yang dilakukan Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di Teluk dan wilayah sekitar. (Aljazeera/P-3)
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
PM Libanon Nawaf Salam, mengecam keras aksi peluncuran roket dari wilayah Libanon selatan menuju Israel yang terjadi pada Senin (2/3/2026).
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
PARA pejabat Israel menilai serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1) sebagai pukulan signifikan bagi poros Iran.
ISRAEL mencatat emigrasi bersih sebanyak 144.270 orang selama tiga tahun pemerintahan Benjamin Netanyahu saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved