Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Australia berupaya meredam kepanikan publik di tengah lonjakan harga bahan bakar dan kelangkaan di sejumlah wilayah. Perdana Menteri Anthony Albanese, Jumat (27/3), menegaskan berupaya menjamin pasokan energi meski tekanan akibat perang di Timur Tengah terus meningkat.
Lonjakan permintaan yang dipicu aksi panic buying membuat distribusi terganggu. Sejumlah laporan menyebutkan pengemudi truk hingga warga sipil kesulitan mendapatkan bahan bakar. Pelaku usaha juga mulai merasakan dampak kenaikan biaya operasional.
“Semakin lama perang ini berlangsung, dampaknya akan semakin besar. Namun kami terus mengambil langkah untuk melindungi masyarakat Australia dari dampak terburuk,” kata PM Albanese dikutip BBC.
Pemerintah menilai kelangkaan yang terjadi bukan disebabkan minimnya stok melainkan lonjakan permintaan dan gangguan distribusi. Menteri Energi Chris Bowen memastikan ketersediaan BBM dalam beberapa pekan ke depan tetap stabil.
“Dalam beberapa minggu ke depan, pasokan bensin, solar, dan minyak di Australia akan tetap sama, bahkan bisa lebih tinggi dari kondisi normal,” katanya.
Di lapangan, kondisinya berbeda. Di Cairns, Queensland, sejumlah SPBU kehabisan bensin sedangkan harga solar melonjak hingga 85% dibanding sebelum konflik Iran pecah. Di negara bagian New South Wales, satu dari tujuh pengecer dilaporkan kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar.
Harga eceran bensin rata-rata kini menyentuh 238 sen Australia per liter atau naik tajam dari 171 sen empat minggu sebelumnya. Adapun harga solar di Sydney mencetak rekor tertinggi mencapai lebih dari 314 sen per liter.
Menurut National Roads and Motorists Association (NRMA), kelangkaan dipicu perubahan perilaku konsumen. Warga dilaporkan membeli BBM dalam jumlah besar dan menyimpannya sebagai cadangan.
“Orang-orang mengisi jeriken dan menyimpannya di garasi. Bahkan perusahaan transportasi mulai menginstruksikan sopir untuk mengisi bahan bakar kapan pun ada kesempatan,” ujar juru bicara NRMA, Peter Khoury.
SPBU independen disebut paling terdampak karena tidak memiliki kontrak pasokan jangka panjang seperti perusahaan besar. Hal itu membuat mereka kesulitan mendapatkan distribusi BBM saat permintaan melonjak.
Pemerintah Australia dijadwalkan menggelar rapat darurat kabinet nasional untuk merespons situasi ini. Sejumlah langkah rencananya disiapkan, termasuk pelepasan cadangan minyak nasional dan pelonggaran standar bahan bakar. Opsi pembatasan distribusi sejauh ini masih belum diberlakukan. (Dhk/P-3)
Australia dilanda krisis BBM parah akibat konflik Timur Tengah. Lebih dari 500 SPBU kering, warga panic buying, dan harga solar melonjak tajam.
Simak kronologi lengkap krisis BBM Australia 2026. Dari blokade Selat Hormuz hingga aksi panic buying yang menguras stok 500 SPBU nasional.
Pemerintah Australia resmi melarang pemegang paspor Iran masuk untuk tujuan wisata dan kerja. Kebijakan ini dipicu risiko lonjakan permohonan suaka akibat konflik.
Enam pemain dan satu anggota staf pendukung kemudian menerima tawaran suaka di Australia.
Tekanan psikologis dan kerinduan keluarga membayangi keputusan tiga anggota delegasi sepak bola putri Iran untuk kembali ke tanah air setelah sempat mengajukan visa kemanusiaan di Australia.
Simak kronologi lengkap krisis BBM Australia 2026. Dari blokade Selat Hormuz hingga aksi panic buying yang menguras stok 500 SPBU nasional.
Tindakan panic buying atau pembelian berlebihan BBM justru berisiko memicu kondisi kelangkaan semu di lapangan.
Kepada seluruh jemaat GKPS dia mengajak untuk menaikkan doa secara bersama-sama bagi terciptanya perdamaian dunia dan meredanya konflik antar bangsa.
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas distribusi dan kepercayaan publik terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional.
SITUASI geopolitik dunia yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah harus menjadi alarm serius bagi Indonesia untuk segera memperkuat kemandirian energi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved