Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG warga Palestina yang ditembak oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki meninggal karena luka-lukanya pada Jumat (6/8). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina.
Imad Ali Mohammad Dweikat, 38, mencapai rumah sakit di kota Nablus dalam keadaan kritis. Ia ditembak dengan peluru di dada di kota terdekat Beita, katanya dalam pernyataan.
Baca juga: Muhammadiyah Bangun lagi Sekolah untuk Pengungsi Palestina di Libanon
Beita diramaikan demonstrasi reguler menentang pendudukan Israel dan perluasan pemukiman. Demonstrasi tersebut sering berubah menjadi bentrokan. Tentara Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar dari AFP.
Jumat lalu, sekitar 270 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan pasukan Israel selama protes di Beita dan selama pemakaman seorang pemuda Palestina yang terbunuh sehari sebelumnya, Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan.
Pada 23 Juli, 320 warga Palestina terluka atau menderita menghirup gas air mata dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Beita, kata petugas medis. Seorang remaja yang ditembak oleh pasukan Israel kemudian meninggal karena luka-lukanya.
Baca juga: Pria Palestina-Amerika Dihukum karena Tembak Mahasiswa Israel
Penduduk Beita telah berdemonstrasi sejak Mei menentang permukiman Yahudi Eviatar yang didirikan di dekatnya tanpa izin resmi dari otoritas Israel. Permukiman itu dievakuasi pada awal Juli tetapi pasukan tentara Israel tetap ditempatkan di sana sementara pihak berwenang mempertimbangkan nasibnya.
Jika penyelesaian itu disetujui, para pendirinya akan diizinkan untuk tinggal di sana lebih permanen. Penduduk Beita telah bersumpah untuk melanjutkan protes mereka sampai tentara juga meninggalkan pos terdepan.
Baca juga: Mahkamah Agung Israel Tunda Vonis tentang Warga Palestina di Sheikh Jarrah
Israel menduduki Tepi Barat selama Perang Enam Hari 1967 dan semua permukiman Yahudi di sana dianggap ilegal oleh sebagian besar komunitas internasional. Hampir setengah juta orang tinggal di pemukiman Israel di Tepi Barat, bersama 2,8 juta orang Palestina. (AFP/OL-14)
Indonesia manfaatkan keanggotaan Dewan Perdamaian (BoP) untuk kawal hak Palestina & solusi dua negara. Presiden Prabowo juga akan tekan tarif resiprokal di AS.
PBNU mendukung Presiden Prabowo menghadiri KTT Board of Peace di AS untuk solusi Gaza. Gus Ulil sebut ini langkah diplomasi realistis meski menuai kritik.
Presiden AS Donald Trump bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. Bahas kelanjutan negosiasi nuklir Iran dan ancaman aksi militer jika kesepakatan buntu.
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved