Jumat 06 Agustus 2021, 20:58 WIB

Warga Palestina Tewas karena Tembakan Israel saat Bentrokan

Mediaindonesia.com | Internasional
Warga Palestina Tewas karena Tembakan Israel saat Bentrokan

AFP/Jaafar Ashtiyeh.
Pengunjuk rasa Palestina bentrok dengan pasukan Israel selama demonstrasi menentang pos terdepan Israel Eviatar di desa Beita, Jumat (6/8).

 

SEORANG warga Palestina yang ditembak oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki meninggal karena luka-lukanya pada Jumat (6/8). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina.

Imad Ali Mohammad Dweikat, 38, mencapai rumah sakit di kota Nablus dalam keadaan kritis. Ia ditembak dengan peluru di dada di kota terdekat Beita, katanya dalam pernyataan.

Baca juga: Muhammadiyah Bangun lagi Sekolah untuk Pengungsi Palestina di Libanon

Beita diramaikan demonstrasi reguler menentang pendudukan Israel dan perluasan pemukiman. Demonstrasi tersebut sering berubah menjadi bentrokan. Tentara Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar dari AFP.

Jumat lalu, sekitar 270 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan pasukan Israel selama protes di Beita dan selama pemakaman seorang pemuda Palestina yang terbunuh sehari sebelumnya, Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan.

Pada 23 Juli, 320 warga Palestina terluka atau menderita menghirup gas air mata dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Beita, kata petugas medis. Seorang remaja yang ditembak oleh pasukan Israel kemudian meninggal karena luka-lukanya.

Baca juga: Pria Palestina-Amerika Dihukum karena Tembak Mahasiswa Israel

Penduduk Beita telah berdemonstrasi sejak Mei menentang permukiman Yahudi Eviatar yang didirikan di dekatnya tanpa izin resmi dari otoritas Israel. Permukiman itu dievakuasi pada awal Juli tetapi pasukan tentara Israel tetap ditempatkan di sana sementara pihak berwenang mempertimbangkan nasibnya.

Jika penyelesaian itu disetujui, para pendirinya akan diizinkan untuk tinggal di sana lebih permanen. Penduduk Beita telah bersumpah untuk melanjutkan protes mereka sampai tentara juga meninggalkan pos terdepan.

Baca juga: Mahkamah Agung Israel Tunda Vonis tentang Warga Palestina di Sheikh Jarrah

Israel menduduki Tepi Barat selama Perang Enam Hari 1967 dan semua permukiman Yahudi di sana dianggap ilegal oleh sebagian besar komunitas internasional. Hampir setengah juta orang tinggal di pemukiman Israel di Tepi Barat, bersama 2,8 juta orang Palestina. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP

Serpihan Benteng Terakhir Ukraina di Mariupol Terkatung-Katung

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 18 Mei 2022, 11:40 WIB
Rusia mengatakan sebanyak 265 pejuang Ukraina telah menyerah dari benteng terakhir yang dikepung di pabrik baja...
AFP/Noel Celis

Pandemi Sebabkan Angka Pernikahan di AS Capai Titik Terendah Sejak 1963

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 18 Mei 2022, 11:00 WIB
Dengan banyak pasangan memutuskan menunda pernikahan mereka, angka pernikahan pada 2020 turun hampir 17% dibandingkan tahun...
AFP/Abir Sultan.

PM Israel Restui Ekspansi Permukiman Ilegal di Tepi Barat

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 09:39 WIB
Israel telah membangun lebih dari 130 permukiman yang saat ini menjadi rumah bagi hampir 500.000 pemukim. Hampir 3 juta orang Palestina...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya