Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Pemukim Israel Serang Tepi Barat, Tiga Warga Palestina Tewas di Abu Falah

Wisnu Arto Subari
08/3/2026 19:31
Pemukim Israel Serang Tepi Barat, Tiga Warga Palestina Tewas di Abu Falah
Warga Tepi Barat melawan tentara Israel.(Al Jazeera)

OTORITAS Palestina dan militer Israel melaporkan tiga warga Palestina tewas dalam serangan yang dilakukan oleh pemukim Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Minggu (8/3/2026). Insiden maut ini merupakan kejadian fatal kedua yang dilaporkan dalam dua hari terakhir di wilayah tersebut.

Kronologi Serangan di Abu Falah

Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa pemukim Israel menembak mati Thaer Faruq Hamayel, 24, dan Farea Jawdat Hamayel, 57, di kota Abu Falah, yang terletak di timur laut Ramallah. Meskipun detail waktu kejadian belum dirinci secara spesifik, dampak dari serangan ini memicu kecaman keras.

Wakil Presiden Palestina, Hussein al-Sheikh, melalui unggahan di platform X, mengutuk keras aksi tersebut. Ia menyebutnya sebagai serangan brutal terhadap warga sipil yang tidak bersalah. Selain tiga korban jiwa, al-Sheikh melaporkan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.

Respons Militer Israel

Pihak militer Israel (IDF) menyatakan telah mengerahkan pasukan ke area Abu Falah setelah menerima laporan ada serangan oleh warga sipil Israel terhadap warga Palestina di dekat permukiman warga.

"Belakangan, dilaporkan bahwa dua warga Palestina tewas akibat tembakan. Selain itu, dilaporkan bahwa warga lain Palestina meninggal karena sesak napas," tulis militer Israel dalam pernyataan resminya.

Kepala militer Israel di Tepi Barat, Mayor Jenderal Avi Bluth, menegaskan bahwa insiden ini tidak dapat diterima. "Tidak akan ada toleransi bagi warga sipil yang mengambil hukum ke tangan mereka sendiri. Tindakan ini berbahaya, tidak mewakili rakyat Yahudi atau Negara Israel," tegas Bluth.

Kekerasan di Tepi Barat meningkat pesat sejak pecahnya konflik Gaza pada Oktober 2023. Hingga Maret 2026, lebih dari 1.000 warga Palestina dilaporkan tewas di wilayah pendudukan ini.

Eskalasi Kekerasan di Tepi Barat

Kekerasan di Tepi Barat terus meningkat tajam sejak serangan Hamas memicu perang Gaza. Meskipun terdapat upaya gencatan senjata, ketegangan antara pemukim dan warga lokal tetap membara.

Pada Sabtu sebelumnya, serangan serupa terjadi di desa Wadi al-Rakhim. Kepala Dewan Desa Tuwani, Mohammad Rabai, melaporkan bahwa pemukim memasuki rumah-rumah warga dan menyerang keluarga Amir Mohammad Shnaran, 27. Kemudian Shnaran meninggal dunia akibat luka-lukanya.

Berdasarkan data kementerian kesehatan Palestina, setidaknya 1.043 warga Palestina telah tewas di Tepi Barat oleh pasukan atau pemukim Israel sejak awal perang Gaza. Sementara itu, pihak Israel mencatat 45 warga mereka tewas dalam periode yang sama akibat serangan Palestina atau operasi militer. (AFP/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya