Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KORPS Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan, Selasa (17/3), mereka menggunakan rudal balistik "Haj Qasem" baru untuk pertama kalinya dalam gelombang serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel.
IRGC menggambarkan rudal itu sebagai senjata berpemandu presisi canggih yang dinamai menurut nama komandan yang tewas, Qassem Soleimani, sepertidilaporkan oleh kantor berita Tasnim Iran.
Tasnim melaporkan bahwa IRGC mengeklaim serangan tersebut menargetkan sejumlah lokasi di Beit Shemesh, Tel Aviv, dan Yerusalem. Laporan itu juga menyebutkan rentetan serangan tersebut dikabarkan menghantam pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan, termasuk fasilitas-fasilitas di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), dan Irak.
IRGC menyatakan bahwa operasi tersebut melibatkan penggunaan drone dan beberapa jenis rudal balistik lainnya, termasuk model Ghadr, Emad, dan Fattah, serta memperingatkan akan adanya serangan lanjutan.
Haj Qasem milik Iran merupakan rudal balistik jarak menengah berbahan bakar padat yang dapat ditembakkan melalui peluncur mobile, dengan jangkauan jarak yang dilaporkan sekitar 1.400 kilometer dan dirancang untuk menghantam target-target bernilai tinggi.
Serangan AS-Israel terhadap Iran memasuki hari ke-18 pada Selasa, yang menurut otoritas Iran telah menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan yang meluas. Iran kemudian membalas dengan serangkaian serangan yang secara efektif menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz dan menyeret sebagian besar wilayah tersebut ke dalam konflik. (Ant/P-3)
RIA Novosti melaporkan dari Moskow, Rabu, serangan tersebut juga diarahkan kepada "titik-titik berkumpul dan pusat dukungan tempur pihak Zionis".
IRGC gunakan rudal Haj Qasem untuk pertama kali serang pangkalan AS di Qatar & Bahrain serta kota-kota Israel sebagai balasan kematian Ayatollah Khamenei.
Rudal Iran menghantam Israel, serpihan jatuh di dekat Masjid Al Aqsa, Jelajahi sejarah Masjid Al-Aqsa dan Kota Tua Yerusalem.
SERANGAN rudal menghantam Israel, Senin (16/3). Menurut penyiar publik KAN News, serpihan rudal yang diduga berasal dari Iran jatuh di dekat Kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua.
Mengapa Iran tetap bisa membuat rudal canggih meski disanksi AS bertahun-tahun? Temukan rahasia rekayasa balik dan jalur pasokan rahasia Teheran di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved