Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Iran Luncurkan Rudal Haj Qasem ke Pangkalan AS dan Israel dalam Operasi True Promise 4

Media Indonesia
18/3/2026 16:29
Iran Luncurkan Rudal Haj Qasem ke Pangkalan AS dan Israel dalam Operasi True Promise 4
Gudang di Israel rusak diserang rudal Iran.(Al Jazeera)

KETEGANGAN di Timur Tengah mencapai titik didih baru. Garda Revolusi Iran (IRGC) secara resmi mengumumkan penggunaan perdana rudal balistik Haj Qasem dalam rangkaian operasi militer besar-besaran bertajuk True Promise 4 pada Selasa (17/3/2026).

Langkah ini menandai fase ke-59 dari operasi pembalasan Iran yang menargetkan aset strategis Amerika Serikat dan Israel di berbagai titik di kawasan Teluk dan Levant.

Target Operasi True Promise 4: Qatar hingga Tel Aviv

Berdasarkan laporan kantor berita Fars, rudal-rudal tersebut diluncurkan untuk menghantam pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), hingga wilayah Kurdistan di Irak.

Tidak hanya menyasar pangkalan AS, IRGC juga mengonfirmasi serangan langsung ke jantung pertahanan Israel. Sejumlah kota besar seperti Tel Aviv, Jerusalem Barat, dan Beit Shemesh dilaporkan menjadi target hujan rudal Iran dalam operasi terbaru ini.

Spesifikasi Rudal Haj Qasem

  • Jenis: Rudal Balistik Taktis.
  • Bahan Bakar: Padat (Solid-fuel), memungkinkan peluncuran cepat.
  • Jangkauan: Sekitar 1.400 kilometer.
  • Sejarah: Diperkenalkan pertama kali pada 2020, dinamai sesuai mendiang Jenderal Qasem Soleimani.
  • Status: Penggunaan perdana dalam konflik terbuka melawan AS-Israel pada Maret 2026.

Latar Belakang: Pembalasan Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Serangan masif ini merupakan respons langsung Iran atas operasi militer gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026. Operasi tersebut mengakibatkan gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta memicu jatuhnya korban jiwa warga sipil dalam jumlah besar.

Data resmi dari Teheran melaporkan dampak tragis dari serangan pendahuluan AS-Israel tersebut:

  • Lebih dari 1.200 orang tewas.
  • Lebih dari 17.000 orang terluka.
  • Termasuk di antaranya 150 siswi sekolah di wilayah Iran Selatan.

Meskipun AS dan Israel awalnya mengeklaim serangan tersebut sebagai langkah preventif terhadap program nuklir Iran, belakangan kedua negara tersebut secara terbuka menyatakan bahwa tujuan akhir dari operasi militer ini adalah untuk melakukan perubahan rezim (regime change) di Teheran.

Dampak Geopolitik dan Keamanan Kawasan

Penggunaan rudal Haj Qasem yang memiliki jangkauan 1.400 km menunjukkan kemampuan Iran untuk menjangkau hampir seluruh pangkalan militer AS di Timur Tengah serta seluruh wilayah Israel tanpa perlu memindahkan peluncur jauh dari pedalaman Iran.

Para analis militer memperingatkan bahwa keterlibatan rudal berbahan bakar padat ini akan mempersulit sistem pertahanan udara seperti Iron Dome dan Patriot karena waktu reaksi yang jauh lebih singkat dibandingkan rudal berbahan bakar cair.

Situasi di Timur Tengah saat ini tetap cair dengan potensi eskalasi yang lebih luas, mengingat Iran masih memiliki cadangan arsenal balistik yang signifikan dan komitmen untuk melanjutkan Operasi True Promise hingga tujuan strategis mereka tercapai. (Sputnik/RIA Novosti/Fars News Agency/Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik