Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Emmanuel Macron menegaskan bahwa Prancis tidak akan terlibat dalam operasi militer apa pun untuk membuka kembali Selat Hormuz di tengah eskalasi besar yang melanda Timur Tengah pada Maret 2026.
Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas tekanan diplomatik dari pemerintahan Donald Trump yang berupaya membentuk koalisi internasional untuk mengamankan jalur pelayaran vital tersebut.
Dalam rapat Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Prancis pada Selasa (17/3/2026), Macron memberikan klarifikasi tegas mengenai posisi Paris dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
"Kami bukan pihak yang terlibat konflik tersebut. Oleh karena itu, Prancis tak akan pernah terlibat dalam operasi untuk membuka atau membebaskan Selat Hormuz dalam kondisi saat ini," tegas Macron di hadapan para petinggi militer dan pertahanan Prancis.
Langkah Macron ini menjadi sorotan tajam karena sehari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengeklaim bahwa Prancis telah menyatakan kesediaannya untuk membantu militer AS memastikan kebebasan navigasi di Teluk Persia.
Trump, yang sedang menjalankan kampanye tekanan maksimum terhadap Iran, telah meminta Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, hingga Inggris untuk menyiagakan armada laut mereka di Selat Hormuz. Namun, penegasan Macron menunjukkan ada keretakan dalam kesepahaman antara Washington dan Paris terkait cara menangani krisis energi global yang dipicu oleh blokade tersebut.
Selat Hormuz merupakan urat nadi ekonomi dunia. Sekitar 20%-30% pasokan minyak bumi dunia melintasi jalur sempit ini setiap hari. Terhentinya lalu lintas pelayaran di wilayah ini telah menyebabkan:
Meskipun Prancis menolak keterlibatan militer, Macron menyatakan bahwa pihaknya tetap memantau situasi dengan saksama dan mengedepankan solusi diplomatik untuk mencegah krisis kemanusiaan yang lebih luas di kawasan tersebut. (Ant/Sputnik/RIA Novosti/I-2)
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
SAS batalkan 130+ penerbangan di Norwegia akibat lonjakan harga avtur dampak ketegangan di Selat Hormuz. Serikat pekerja soroti masalah staf di tengah krisis energi.
Donald Trump pertimbangkan AS keluar dari NATO setelah sekutu tolak amankan Selat Hormuz. Ia tegaskan militer AS tidak butuh bantuan siapa pun dalam konflik Iran.
Militer AS mengerahkan bom raksasa 5.000 pon untuk hancurkan situs bawah tanah Iran.
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Secara keseluruhan, Prancis akan mengerahkan delapan kapal perang, kelompok kapal induk, dan dua kapal induk helikopter ke wilayah tersebut.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dukung aturan baru RI batasi medsos anak di bawah 16 tahun. Simak daftar platform yang akan dinonaktifkan mulai 28 Maret 2026.
Presiden Macron nyatakan solidaritas untuk Spanyol setelah Trump ancam putus perdagangan akibat penolakan penggunaan pangkalan militer untuk serangan ke Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved