Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Prancis tengah mengupayakan pembentukan misi gabungan internasional untuk menjamin jalur aman bagi kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz, Iran. Inisiatif ini muncul sebagai respons atas blokade de facto yang melumpuhkan urat nadi perdagangan energi dunia tersebut.
Laporan Financial Times pada Minggu (15/3/2026) menyebutkan bahwa para diplomat Prancis sedang bekerja intensif dengan sejumlah mitra strategis. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan diplomatik dari Amerika Serikat yang menginginkan kehadiran militer internasional di kawasan Teluk.
Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, dijadwalkan membawa inisiatif jalur aman ini ke meja perundingan Uni Eropa pada Senin (16/3). Fokus utama pertemuan tersebut adalah merancang mekanisme pengawalan atau pengawasan maritim yang mampu memberikan jaminan keamanan bagi kapal komersial.
"Kami bekerja sama dengan sejumlah mitra untuk memastikan jalur aman bagi kapal tanker melintasi Selat Hormuz," ujar seorang diplomat Prancis yang enggan disebutkan namanya.
Inisiatif ini bergulir setelah Presiden AS Donald Trump secara spesifik menyebut Prancis sebagai salah satu negara yang harus mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz. Selain Prancis, Trump juga mendesak Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris untuk melakukan hal serupa.
Namun, Paris menghadapi dilema internal. Pada Kamis (12/3), Menteri Pertahanan Prancis Catherine Vautrin menyatakan bahwa pemerintah tidak berencana mengirimkan kapal perang. Perubahan arah diplomasi melalui Menlu Barrot ini mengindikasikan Prancis sedang mencari format misi yang lebih bersifat pengamanan jalur perdagangan ketimbang operasi militer ofensif.
Eskalasi di Timur Tengah mencapai titik didih menyusul serangan udara masif AS dan Israel ke wilayah Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut tidak hanya menghancurkan infrastruktur strategis tetapi juga menyebabkan jatuhnya korban sipil dan tewasnya pemimpin tertinggi Iran.
Sebagai bentuk pertahanan diri dan balasan, Iran melakukan penutupan akses di Selat Hormuz. Jalur ini merupakan rute krusial bagi pengiriman komoditas berikut:
| Aspek | Status Saat Ini |
|---|---|
| Status Selat | Blokade De Facto oleh Iran |
| Dampak Produksi | Penurunan Ekspor Negara Teluk |
| Upaya Internasional | Pembentukan Koalisi Jalur Aman (Prancis-UE) |
Hingga saat ini, identitas mitra-mitra yang akan bergabung dalam misi Prancis tersebut masih dirahasiakan demi alasan keamanan diplomatik. Keputusan akhir mengenai keterlibatan Uni Eropa diharapkan muncul setelah pertemuan para menteri luar negeri di Brussel. (Sputnik/RIA Novosti-OANA/Ant/I-2)
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Pemerintah Prancis mengerahkan kapal-kapal angkatan laut, termasuk kelompok serang kapal induknya ke Mediterania,
Secara keseluruhan, Prancis akan mengerahkan delapan kapal perang, kelompok kapal induk, dan dua kapal induk helikopter ke wilayah tersebut.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Langkah ini diambil seiring dengan upaya AS dalam menjalankan kampanye bersama dengan Israel melawan Iran.
Presiden AS Donald Trump ajak 7 negara, termasuk Tiongkok, amankan Selat Hormuz pasca-penutupan oleh Iran. Trump klaim video dukungan Mojtaba Khamenei adalah rekaan AI.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis lalu memperingatkan bahwa "kehidupan dan keselamatan" para pemain Iran dapat terancam jika mereka menghadiri turnamen sepak bola
Presiden Trump minta 7 negara kirim kapal perang ke Selat Hormuz untuk amankan jalur minyak, namun belum ada respon. Iran tegaskan selat tertutup bagi AS
PM Inggris Sir Keir Starmer dan Donald Trump intensif bahas pembukaan kembali Selat Hormuz.
Pejabat pemerintahan Trump optimis konflik di Iran selesai dalam hitungan minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved