Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis obstetri dan ginekologi dari Rumah Sakit Umum Daerah Johar Baru, Matthew Simangunsong, menyarankan ibu hamil agar tidak memaksakan diri saat menjalani puasa, terutama jika muncul keluhan.
"Ibu hamil kalau berpuasa boleh, tapi jangan dipaksakan ya. Biasanya keluhan-keluhan yang muncul pada saat berpuasa itu jadi mual,
nyeri ulu hati. Kalau emang itu sudah muncul, tidak bisa kita toleransi ya jangan dipaksakan, ditunda saja dulu puasanya," kata Matthew, dikutip Selasa (11/3).
Matthew juga menyarankan jika ibu hamil ingin menjalankan puasa bisa dilakukan secara bertahap, mulai dari puasa setengah hari.
"Jadi lambung dan kondisi tubuh kita pun bisa terbiasa. Mungkin 3 hari awal setengah hari, lalu makin lama, nanti mungkin setelah seminggu ke
depannya bisa full puasanya," ujarnya.
Jika sudah berhasil dirasa satu hingga dua minggu tidak terjadi masalah saat menjalani puasa, dia menyarankan ibu hamil tetap memastikan berat badan dalam keadaan normal.
"Bila kita tidak bisa cek ke dokter atau ke bidan untuk pemeriksaan USG mengukur berat bayinya, paling sederhana kita potokannya berat badan dari si ibunya," ucap dia.
"Kalau 1-2 minggu kita berpuasa, tapi berat badan malah turun berarti asupan makanannya kurang. Nah kalau turun berat badannya saya tidak
rekomendasikan lagi untuk berpuasa (ibu hamil) di kemudian hari," lanjut Matthew.
Lebih lanjut dia menambahkan ibu hamil yang dalam kondisi diperbolehkan berpuasa juga perlu memperhatikan beberapa hal, seperti pastikan mengonsumsi makan tiga kali sehari.
"Jadi gimana caranya kalian bisa mengatur makannya pada saat sahur, pada saat buka, dan sebelum tidur. Jadi pastikan ada konsumsi makan berat tiga kali sehari. Karena kalau misalkan tidak sampai itu biasanya berat badanya turun kebutuhanya juga turun," katanya.
Untuk komposisi makanannya ibu hamil tetap paling utama mengonsumsi protein dan lemak, karena yang paling dibutuhkan si janin. Jadi fokus makan lauk-pauk, seperti ayam, ikan, daging, telur, dan sayur-sayuran. Untuk karbohidrat, seperti nasi itu tetap diperlukan namun porsinya tidak dominan, tetap dominannya harus di lauk-pauk.
Menurut dia mengonsumsi aneka takjil dan yang manisnya boleh, namun ada batasannya. Misalkan jika pakai persentase, mungkin hanya 20-30 persen untuk bagian-bagian karbohidrat dan yang manis-manis, sisanya di protein dan lemak.
Selain itu, penting juga mengonsumsi asupan cairan untuk mencegah dehidrasi, menurut dokter Matthew ibu hamil kebutuhan mengonsumsi minum air putih sekitar 2,5 liter.
"Harus jaga kondisi ya pastikan makan dan minumnya bagus. Makanan-makanan yang rendah karbo itu biasanya lebih bagus dibandingkan kebanyakan karbohidrat. Biasanya kalau sudah sahurnya itu terlalu banyak nasi, tepung-tepungan itu nanti dia meningkatkan asam lambung. Jadi malah bikin kita enggak kuat untuk berpuasa," pungkas Matthew. (Ant/Z-1)
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Darah implantasi adalah flek ringan tanda awal kehamilan. Ketahui ciri, penyebab, waktu muncul, dan cara membedakannya dari haid.
Pendekatan menu berbasis pangan lokal juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberdayakan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved