Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
OLAHRAGA merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat, Namun, saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, aktivitas fisik memerlukan penyesuaian khusus.
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga lulusan Universitas Indonesia, dr. Risky Dwi Rahayu, M.Gizi, Sp.K.O, mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri dalam berolahraga demi menjaga keselamatan tubuh.
Dalam sebuah temu media daring di Jakarta, dikutip Jumat (20/2), Risky menekankan bahwa meski puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak, memaksakan intensitas yang berlebihan justru dapat berdampak buruk.
"Olahraga itu bukan salah satu aktivitas yang harus dihindari pada waktu berpuasa, tapi, memang kalau kita memaksakan diri itu tidak bagus," ujar Risky.
Menurut Risky, terdapat beberapa kelompok masyarakat yang tidak perlu memaksakan diri untuk berolahraga berat atau harus sangat berhati-hati dalam melakukannya.
Kelompok tersebut mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Bagi kelompok ini, perhatian utama harus tertuju pada keseimbangan antara asupan gizi, tingkat aktivitas fisik, dan durasi olahraga.
Khusus bagi ibu hamil dan menyusui, pilihan untuk berpuasa bersifat opsional, sehingga aktivitas fisik yang dilakukan pun wajib disesuaikan dengan kondisi fisik agar tidak menimbulkan risiko bagi ibu maupun buah hati.
Bagi penderita penyakit kronis seperti diabetes melitus dan hipertensi, Risky menyarankan untuk melakukan diskusi mendalam dengan dokter sebelum memulai rutin olahraga saat Ramadan. Hal ini penting untuk mendapatkan rekomendasi jenis latihan yang aman dan tepat.
Meski harus hati-hati, aktivitas fisik bagi penderita komorbid tetap diperlukan sebagai bagian dari manajemen penyakit mereka.
"Mereka (penderita komorbid) harus tetap melakukan latihan fisik sebagai bagian dari terapi mereka karena tidak cuma obat. Mungkin ada beberapa yang melakukan aktivitas fisik secara rutin untuk mengatur kondisi penyakit yang sedang diderita, jadi harus hati-hati," tambahnya.
Prinsip utama berolahraga di bulan Ramadan adalah mempertahankan tingkat kebugaran, bukan waktu yang tepat untuk mencapai target fisik yang ekstrem.
Bagi individu yang belum pernah melakukan latihan fisik rutin sebelum Ramadan, sangat disarankan untuk tidak menetapkan target yang terlalu berat, seperti penurunan berat badan yang drastis.
Ia memberikan ilustrasi mengenai atlet atau pegiat olahraga yang sedang dalam masa persiapan kompetisi.
Menurutnya, Ramadan bukanlah momentum untuk memforsir kemampuan fisik hingga batas maksimal.
"Misalnya kita sedang ada dalam program latihan untuk maraton. Ini bukan waktu yang tepat untuk mencapai performa puncak," tutup Risky.
Fokus utama selama bulan suci ini adalah membangun kebiasaan baru yang bermanfaat bagi kesehatan jangka panjang tanpa mengabaikan kondisi fisik yang sedang berpuasa. (Ant/Z-1)
Pada Ramadan ini yayasan membangun sumur bor beserta bangunan MCK di Ponpes dan Majelis Ta'lim Jamiatul Hidayah, Manglad, Warung Kondang, Kabupaten Cianjur.
Ingin khatam Al-Quran dalam 3 hari? Simak metode pembagian juz harian, dalil hadits, serta teladan para sahabat dan generasi salaf di sini.
Gangguan pencernaan kerap muncul akibat pergeseran pola makan dari masa Ramadan ke Lebaran, terutama saat konsumsi makanan tinggi lemak meningkat sementara asupan serat justru berkurang.
Koleksi terbaru Charles & Keith ini mengambil inspirasi mendalam dari suasana senja yang syahdu serta elemen geometri yang lazim ditemukan dalam arsitektur Timur Tengah.
Tujuan utama inisiatif ini ialah merespons krisis iklim global yang dampaknya semakin terasa di Indonesia, lewat pendekatan moral, spiritual, dan aksi kolektif berbasis nilai-nilai Islam.
Olahraga saat puasa justru membantu meningkatkan metabolisme, menjaga berat badan ideal, serta memperbaiki sensitivitas insulin.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Rudal dan drone Iran telah berulang kali menargetkan Doha, Dubai, Abu Dhabi, Manama, dan berbagai wilayah Arab Saudi.
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved