Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Ramadan Peduli Negeri 2026 Sasar daerah Terdampak Bencana dan Gaza

Despian Nurhidayat
04/3/2026 15:30
Ramadan Peduli Negeri 2026 Sasar daerah Terdampak Bencana dan Gaza
DT Peduli salurkan bantuan untuk korban bencana di Sumatra(DT Peduli)

DT Peduli kembali menggelar program Ramadan Peduli Negeri (RPN) 2026 dengan tema Teguhkan Kepedulian untuk Saudaramu di Pelosok dan Lintas Negeri. Program ini membawa pesan solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah di Indonesia serta dukungan kemanusiaan bagi warga di luar negeri yang tengah menghadapi krisis.

Melalui semangat Berbagi Bikin Happy, program RPN 2026 juga diarahkan untuk melibatkan generasi muda dalam praktik berbagi selama Ramadan. Selain itu, kegiatan ini mendorong penyaluran zakat, infak, sedekah, dan wakaf Ziswaf secara lebih tertib dan akuntabel.

Program RPN 2026 menargetkan sejumlah wilayah yang terdampak bencana, khususnya banjir di beberapa daerah di Sumatra. Salah satu wilayah yang menjadi fokus bantuan adalah Tukka, Tapanuli Tengah, di mana para penyintas masih menjalani Ramadhan di tenda pengungsian dengan berbagai keterbatasan. Wilayah lain yang menjadi sasaran program adalah Aceh Tamiang, tempat banjir merendam rumah warga dan merusak berbagai kebutuhan penting, termasuk mushaf Al-Qur’an.

Dukungan Kemanusiaan untuk Gaza

Selain di dalam negeri, program ini juga memberikan perhatian terhadap kondisi kemanusiaan di luar negeri, khususnya di Gaza Strip yang hingga kini masih berada dalam situasi blokade dan krisis kemanusiaan. Di wilayah tersebut, banyak warga menjalani Ramadan dalam kondisi sulit dengan keterbatasan makanan serta tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Dalam pelaksanaannya, DT Peduli menyiapkan Gerai Ziswaf Ramadan yang ditempatkan di berbagai lokasi strategis seperti masjid, sekolah, rumah sakit, hingga pusat perbelanjaan. Gerai ini bertujuan memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara amanah dan profesional.

Deputi Direktur Marketing LAZ DT Peduli, Cecep Dian Gustiawan menjelaskan bahwa penggunaan tagline “Berbagi Bikin Happy” dipilih sebagai pendekatan komunikasi yang dekat dengan generasi muda. Menurutnya, program ini ingin membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi generasi Z agar terlibat dalam aktivitas sosial selama Ramadhan. Melalui pengalaman berbagi tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran sosial dan rasa kebersamaan di kalangan anak muda.

Direktur Utama LAZ DT Peduli Jajang Nurjaman menegaskan bahwa Ramadhan seharusnya menjadi momen kebahagiaan yang dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.

“Berbagi bukanlah bentuk pengurangan rezeki, melainkan jalan yang menghadirkan keberkahan serta kebaikan, baik bagi penerima maupun pemberi,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).

Ia menambahkan bahwa Ramadhan tidak hanya berkaitan dengan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat iman sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.

“Dalam kerangka itu, program-program yang dihadirkan diharapkan membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat menjalani Ramadhan dengan suasana yang lebih baik, sekaligus menjadi sarana bagi para donatur dan jemaah untuk menunaikan amanah berbagi,” katanya.

Program Ramadhan Peduli Negeri 2026 diposisikan sebagai gerakan kolaboratif yang menghubungkan ibadah personal dengan tanggung jawab sosial. Melalui program tahunan ini, Ramadhan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas kepada masyarakat di pelosok negeri maupun saudara di luar negeri yang menghadapi dampak bencana dan krisis kemanusiaan. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya