Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra. Bantuan ini menyasar warga dengan kategori rumah rusak ringan dan rusak sedang agar dapat segera kembali menempati rumah masing-masing.
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, dukungan anggaran stimulan tersebut telah disiapkan pemerintah pusat dan akan segera didistribusikan ke daerah terdampak bencana di Sumatra.
“Kami laporkan bahwa yang rusak ringan itu mendapat bantuan anggaran Rp15 juta, dan yang rusak sedang itu mendapat bantuan anggaran Rp30 juta,” kata Suharyanto dalam rapat dengan Komisi VIII DPR RI, Selasa (3/2).
Menurutnya, bantuan ini menjadi bagian penting dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di Sumatra, terutama di daerah yang sebelumnya berstatus tanggap darurat.
Dengan adanya stimulan tersebut, masyarakat dapat melakukan perbaikan rumah secara mandiri tanpa harus menunggu pembangunan hunian sementara atau hunian tetap.
“Kalau yang rusak ringan dan rusak sedang ini sudah didistribusikan, dan mereka kembali ke rumah masing-masing, pasti suasana di tempat bencana ini sudah sangat berubah,” ujarnya.
Suharyanto menambahkan, penyaluran bantuan stimulan perbaikan rumah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana Sumatra. (H-3)
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved