Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGUSAP perut selama hamil merupakan salah satu hal yang memiliki manfaat penting dan mampu menstimulasi perkembangan janin. Pasalnya, sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Dilansir What to Expect, sentuhan adalah indra pertama yang dikembangkan bayi di dalam rahim, bahkan sebelum indra penglihatan dan pendengaran. Saat mulai merasakan tendangan bayi, saat itulah ia mulai bisa merasakan sentuhan dari perut ibunya.
"Saat kita mulai merasakan semua tendangan dan gerakan janin di dalam perut, yang biasanya terjadi sekitar minggu ke-18 hingga ke-22, di waktu itu bayi juga akan segera merasakan (usapan). Saat mengusap perut, kita bisa menemukan bagian-bagian tubuh Si Kecil, seperti bokong atau kepala," ungkap dokter spesial kandungan dan kebidanan, Rebecca Amaru.
Menurut para ahli dari beberapa penelitian, reaksi bayi terhadap usapan perut ibu hamil umumnya positif. Para peneliti melakukan USG pada ibu hamil selama trimester kedua dan ketiga untuk melacak gerakan bayi ketika ibu berbicara, mengusap perut, atau berbaring diam.
Hasilnya, bayi-bayi tersebut lebih banyak menggerakkan lengan, kepala, dan mulut ketika ibu mereka menyentuh perut, dibandingkan ketika ibu mereka mengajak berbicara. Tak hanya itu, bayi-bayi ini juga merespons sentuhan ibu lebih awal dalam masa kehamilan, yaitu antara minggu ke-21 dan ke-25 kehamilan.
Mengelus perut saat hamil dapat dilakukan sebagai upaya menjalin bonding dengan bayi sebelum lahir. Tindakan ini juga dapat menunjukkan kasih sayang sejak dalam kandungan.
"Mengelus perut yang semakin membesar adalah cara lembut dan intim untuk terhubung dengan bayi dan menunjukkan kasih sayang. Eluslah kapan pun ingin menjalin ikatan, membutuhkan dukungan, atau ingin menyampaikan sesuatu, baik itu anekdot, lagu, atau cerita yang menurut calon ibu akan disukai oleh bayinya," ujar Amaru. (H-2)
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Darah implantasi adalah flek ringan tanda awal kehamilan. Ketahui ciri, penyebab, waktu muncul, dan cara membedakannya dari haid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved