Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGONSUMSI air 1,5 liter per hari dan membatasi makanan tinggi gula dan garam serta makanan olahan merupakan sebagian cara untuk mencegah seseorang terkena batu ginjal. Hal itu dikatakan dokter spesialis urologi Eka Hospital Permata Hijau Alberth Ivan Parasian, Kamis (28/11).
"Asupan makanan dan minuman memiliki pengaruh yang sangat tinggi dalam menyebabkan batu ginjal. Jangan sampai gaya hidup karena faktor pola makan menyebabkan terkena batu ginjal," kata Alberth.
Hal lain yang bisa dilakukan adalah menjaga berat badan ideal, konsumsi makan makanan alami tinggi kalsium, bukan dari suplemen.
"Hal penting lain adalah konsumsi buah dan sayur yang baik untuk batu ginjal seperti jeruk, lemon, jeruk bali, sayuran hijau," katanya.
Ia menjelaskan batu ginjal adalah kondisi terbentuknya kristal senyawa kimia yang ada di dalam urine. Batu ini dapat berasal dari mineral seperti kalsium, asam oksalat, atau asam urat.
Pada umumnya, batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya terbawa urine, namun prosesnya bisa sangat menyakitkan. Operasi dapat menjadi pilihan bagi batu di saluran kemih, termasuk batu ginjal yang berukuran besar.
Batu ginjal tidak selalu menimbulkan gejala namun mulai muncul ketika batu mulai bergerak di saluran kencing untuk keluar tubuh.
Ukuran batu yang kecil sekalipun dapat menyebabkan rasa sakit terutama di area punggung bawah sebelah kanan atau kiri.
Sementara, jika batu menyumbat saluran kencing, ada kemungkinan akan merasakan gejala terkait masalah buang air kecil.
Beberapa tanda batu ginjal di antaranya rasa sakit hebat dan tajam di pinggang, punggung bawah, atau di bawah rusuk. Rasa sakit yang menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan. Easa sakit yang hilang timbul.
Sensasi terbakar atau sakit saat buang air kecil (anyang-anyangan), urine berwarna merah mudah, kemerahan, atau cokelat, urine keruh dan berbau tidak sedap, sensasi buang air kecil yang tidak puas dan sering ingin buang air kecil. Mual dan muntah hingga demam dan menggigil jika batu ginjal menyebabkan infeksi
"Batu yang mengalir dan berpindah ke saluran kencing lainnya bisa menyumbat dan menyebabkan peradangan yang membuat mengalami demam. Periksakan kondisi jika gejala disertai demam," ujarnya.
Alberth menambahkan batu ginjal sering kali dapat sembuh dengan pengobatan yang tepat. Bahkan, dalam beberapa kasus, batu ginjal bisa keluar dengan sendirinya tanpa operasi, terutama untuk batu yang berukuran kecil dan pasien banyak minum.
Batu yang berukuran kurang dari empat mili meter dapat keluar dengan sendirinya dalam 1-2 minggu. Sementara, untuk batu ginjal yang lebih besar mungkin dapat memakan waktu sekitar 2-3 minggu sampai benar-benar hilang.
Tetapi ukuran batu ginjal yang lebih besar mungkin membutuhkan penanganan dengan obat-obatan atau prosedur khusus
Lalu tanpa pengobatan yang tepat, batu ginjal bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti sumbatan yang menyebabkan urine kembali ke ginjal dan menyebabkan ginjal bengkak, Infeksi ginjal, gagal ginjal akut, infeksi saluran kencing berulang dan penyakit ginjal kronis.
"Jika mengalami sakit di bagian pinggang atau punggung bawah, disertai dengan rasa sakit saat buang air kecil segera berkonsultasi dengan
dokter spesialis urologi," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Kenali 7 penyebab ginjal rusak yang sering dianggap sepele, mulai dari diabetes hingga kebiasaan sehari-hari. Lindungi ginjal Anda dari silent killer sebelum terlambat.
Pemicu utama kanker pada anak bukanlah faktor eksternal, melainkan gangguan pada proses perkembangan sel.
Setiap prosedur hemodialisis untuk mengatasi gagal ginjal membutuhkan infrastruktur, energi listrik, dan air dalam jumlah besar.
Total biaya penanganan gagal ginjal mencapai Rp13 triliun pada 2025. Angka ini menempatkan gagal ginjal di posisi kedua setelah penyakit jantung yang menelan biaya Rp17 triliun.
Kanker ginjal pada anak, terutama jenis Tumor Wilms (nefroblastoma), umumnya tidak dapat dicegah.
Keberhasilan transplantasi ginjal tidak berhenti di meja operasi, melainkan sangat bergantung pada pengelolaan jangka panjang yang komprehensif.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Makanan manis sederhana dapat memicu fluktuasi gula darah yang tidak stabil. Dampaknya, rasa lapar akan muncul lebih cepat saat sedang menjalankan ibadah puasa di siang hari.
Tubuh membutuhkan gula dalam jumlah cukup, tetapi konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
Asupan gula berlebih bukan sekadar masalah kalori, melainkan ancaman bagi metabolisme anak yang masih dalam tahap perkembangan.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Gula dapat merangsang pelepasan serotonin dan endorfin di otak, yaitu zat kimia yang membuat perasaan lebih nyaman dan bahagia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved