Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis gizi klinik dari Universitas Indonesia Luciana B Sutanto menyampaikan bahwa malnutrisi bisa berdampak pada kesehatan jika tidak ditangani.
"Malnutrisi jika tidak dikenali dan diobati, dapat memperburuk kondisi kesehatan, terutama mereka yang berisiko seperti orang tua, penderita penyakit kronis, dan pasien dengan infeksi," kata Luciana dalam acara diskusi Pekan Sadar Malnutrisi 2024 di Jakarta, Selasa (17/9).
Malnutrisi mencakup kondisi kekurangan, kelebihan, atau ketidakseimbangan dalam asupan energi dan/atau nutrisi.
Baca juga : Anak Stunting Harus Dipantau Status Gizinya agar tidak Obesitas
Menurut informasi yang disiarkan di laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kondisi gizi kurang meliputi stunting (tinggi badan rendah untuk usianya), wasting (berat badan rendah untuk tinggi badannya), underweight (berat badan rendah untuk usianya), dan defisiensi atau insufisiensi mikronutrien (kekurangan vitamin dan mineral penting).
Sedangkan kondisi kelebihan gizi mencakup kelebihan berat badan, obesitas, dan penyakit tidak menular yang berhubungan dengan pola makan seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker.
"Malnutrisi bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik dan meningkatkan risiko kematian, tetapi juga memiliki konsekuensi ekonomi yang signifikan, seperti peningkatan biaya rawat inap dan rehabilitasi," kata Luciana, yang menjabat sebagai Presiden Perhimpunan Nutrisi Indonesia.
Baca juga : Polusi Udara Bisa Picu Anak Stunting, Perlu Pencegahan
Luciana menyampaikan malnutrisi, terutama pada anak dan ibu hamil, merupakan salah satu masalah kesehatan signifikan di Indonesia.
Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menunjukkan angka nasional prevalensi stunting 2023 adalah sebesar 21,5%, hanya turun 0,1% dari 21,6% pada 2022.
Selain itu, menurut hasil riset Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyebutkan sebanyak 21 juta warga atau sekitar 7% dari penduduk Indonesia kekurangan gizi, asupan kalori per kapita hariannya di bawah standar Kementerian Kesehatan sebesar 2.100 kkal.
Baca juga : Kasus Stunting dan Obesitas Pada Anak di Kalsel Masih Tinggi
Luciana mengemukakan, penyebab utama malnutrisi di wilayah Indonesia di antaranya kemiskinan, kurangnya akses terhadap pangan bergizi, rendahnya pengetahuan tentang gizi, serta layanan kesehatan yang tidak merata.
Dalam upaya mengatasi malnutrisi, kegiatan Pekan Sadar Malnutrisi diadakan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai dampak malnutrisi terhadap kesehatan serta upaya pencegahannya.
Pekan Sadar Malnutrisi 2024 dilaksanakan dari 16 hingga 20 September dan mencakup kegiatan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan malnutrisi.
Baca juga : FK UKI Berkomitmen dalam Program Pencegahan Beban Ganda Malnutrisi
Luciana menekankan pentingnya mencegah malnutrisi sedini mungkin dengan meningkatkan pengetahuan warga mengenai tanda-tanda malnutrisi.
Kekurangan nutrisi antara lain ditandai dengan berat badan rendah, lengan dan kaki kurus, kelelahan terus menerus, mudah pingsan, mudah tersinggung, rambut mudah rontok, suhu tubuh rendah, terus menerus merasa kedinginan, serta detak jantung dan tekanan darah yang rendah.
Sedangkan orang yang kelebihan nutrisi dapat mengalami gejala seperti kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, dan resistensi insulin.
Luciana juga mengemukakan kolaborasi lintas sektor diperlukan dalam upaya untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai penerapan pola
makan dengan gizi seimbang guna mencegah malnutrisi. (Ant/Z-1)
Simak tips puasa bagi pekerja lapangan agar tetap sehat, terhidrasi, dan produktif selama Ramadan, mulai dari sahur hingga berbuka.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Simak tips sahur, hidrasi, istirahat, dan olahraga ringan agar tubuh tetap sehat dan kuat saat menjalani hari pertama puasa Ramadan.
Sejarah manusia dipenuhi penemuan penting seperti listrik, internet, dan vaksin yang mengubah peradaban. Inovasi ini menjadi fondasi kemajuan teknologi, komunikasi, dan kesehatan global.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved