Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DI hadapan para pemimpin ekonomi negara yang tergabung dalam Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Korea Selatan, Presiden Prabowo Subianto antara lain menyoroti pentingnya kerja sama internasional dalam menekan kejahatan lintas batas.
Kejahatan lintas batas yang dimaksud antara lain penyelundupan, korupsi, perdagangan narkotika, dan judi daring alias judi online (judol). Kejahatan-kejahatan itu, terutama judol, telah merugikan ekonomi Indonesia. Diperkirakan, Indonesia telah kehilangan sekitar US$8 miliar setiap tahun atau setara Rp132,8 triliun akibat aliran dana keluar dari praktik perjudian daring.
Para bandar judol kerap memanfaatkan kondisi globalisasi saat ini, antara lain dengan menempatkan server di luar Indonesia atau transaksi menggunakan rekening bank luar negeri. Aparatur Indonesia pun kerap tidak berkutik mengatasi judol bila server dan aktivitas keuangan berlangsung pada perbankan di negara lain yang melegalkan perjudian.
Kondisi tersebut tentu tidak bisa dijadikan alasan bagi negara untuk diam dan pasrah dalam menghadang para bandar judol. Kondisi global jangan dijadikan kambing hitam ketika penanganan hukum kasus judol di dalam negeri juga tidak maksimal. Ibarat pepatah, 'gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat'.
Pernyataan Presiden Prabowo di forum APEC semestinya menjadi tamparan yang membangunkan aparat hukum negeri ini. Presiden sudah berbicara di forum internasional untuk mengajak mereka menekan kejahatan lintas batas, sungguh ironis kalau penanganan hukum kejahatan-kejahatan tersebut di dalam negeri justru dianggap angin lalu. Penanganan judol kencang di kala angin menerpa dan terlupakan ketika angin berlalu.
Sejumlah kalangan memandang permasalahan utama semestinya dapat diselesaikan melalui langkah yang tegas terhadap pelaku, penyedia platform, dan pengguna di dalam negeri. Barulah kemudian langkah tegas yang konsisten di Tanah Air tersebut diperkuat lewat kerja sama dengan negara lain. Kerja sama internasional pada hakikatnya menjadi pelengkap, bukan alasan untuk menutupi lemahnya kebijakan domestik.
Hal itu tentunya dimulai dari persoalan integritas pejabat publik. Celakanya, perkara integritas itulah yang selama ini menjadi salah satu masalah di negeri ini. Pasti masih lekat di memori masyarakat, seorang menteri yang tugasnya membersihkan ruang digital dari serbuan judol malah disebut-sebut turut melindungi situs judol.
Sebagaimana dalam persidangan kasus judol, jaksa dalam dakwaannya terhadap Zulkarnaen Apriliantony, Adhi Kismanto, dan lainnya pernah menyebut nama Budi Arie Setiadi semasa menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2023–2024. Dalam dakwan itu, Budi Arie disebut menerima fee untuk melindungi sejumlah situs judol. Namun, melalui sejumlah keterangan media, Budi Arie membantah dakwaan jaksa tersebut.
Bareskrim Polri pernah meminta keterangan Budi Arie pada 19 Desember 2024. Akan tetapi, Budi Arie yang saat itu masih menjabat Menteri Kooperasi mengaku pemeriksaan yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut hanya berisi diskusi perihal pemberantasan judol. Kini, Presiden Prabowo sudah mencopot Budi Arie dari jabatan Menteri Koperasi pada 8 September 2025.
Aparat hukum semestinya bergerak cepat dalam mengawal pemerintahan. Komitmen Presiden Prabowo jangan hanya bertepuk sebelah tangan dan tidak dijalankan oleh jajaran di bawahnya. Jangan juga menjalankan niat Presiden memberantas judol dengan angin-anginan. Selama pemberantasan judol di dalam negeri berlangsung setengah hati, sama saja membuat upaya pemerintah melibatkan negara lain menjadi sia-sia.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal
DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.
PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved