Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SERUAN kritis dan sorotan tajam para cendekiawan, guru besar, dan aktivis terhadap polah tingkah keberpihakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak dianggap serius oleh Jokowi. Sikap Jokowi seakan masa bodoh dengan segala bentuk petisi, seruan, dan kritik tajam yang digaungkan para kaum intelektual dan aktivis itu.
Teguran para begawan yang menyebut Presiden telah menyimpang dari koridor demokrasi dan menyalahgunakan kekuasaan demi kepentingan politik praktis seakan dianggap sekadar gonggongan yang tidak perlu digubris.
Bukannya mengindahkan seruan, Jokowi justru melakukan akrobat politik yang menunjukkan keberpihakan terhadap pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Akrobat politik itu bahkan dipertontonkan semakin vulgar dan telanjang.
Peristiwa terbaru, Jokowi berkunjung ke tempat istirahat Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran seusai pelaksanaan kampanye akbar. Presiden berdalih mengantarkan cucunya untuk menemui ayahnya, yang tidak lain ialah Gibran. Kunjungan Presiden ke tempat tim pemenangan pilpres dan panitia kampanye capres-cawapres tidak bisa diterima dengan alasan apa pun.
Mengantar cucu terasa alasan yang terlalu ringan untuk tindakan yang dapat menimbulkan kecurigaan atas netralitas Presiden. Anak sekecil itu sangat tidak pantas dijadikan dan dihadirkan sebagai alasan untuk melakukan tindakan yang potensial akan menimbulkan kontroversi.
Mendatangi tempat istirahat peserta dan panitia kampanye jelas menimbulkan ketimpangan perlakuan dengan capres lainnya. Sikap itu justru mementahkan kembali ucapan Presiden yang tidak akan kampanye dan selalu bersikap netral. Sikap seperti itu kian menguatkan sikap ketidakpercayaan publik terhadap Jokowi.
Presiden seyogianya memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan sekaligus menjaga kredibilitas pelaksanaan pemilihan umum. Sebagai presiden, Jokowi harus menjaga proses pemilu yang merupakan salah satu agenda demokrasi dan proses estafet kepemimpinan bangsa ini.
Kalau presiden memiliki nalar yang wajar, pasti akan memastikan Komisi Pemilihan Umum untuk menghadirkan pemilu yang berkualitas. Namun, kredibilitas dan legitimasi pemilu makin sulit terjadi apabila presiden berlaku layaknya tim pemenangan salah satu calon.
Demokrasi yang kini telah terluka karena akrobatik hukum dan politik bukannya mendapatkan pertolongan, melainkan malah hendak ditenggelamkan. Aksi lanjutan Presiden itu justru potensial membuat infeksi dalam proses pemilu makin parah. Sandiwara politik itu telah merontokkan moralitas dan adab demokrasi bangsa ini seperti hendak disuntik mati.
Presiden yang mestinya tegak lurus untuk berada di atas semua kandidat justru tidak memberikan teladan dalam proses demokrasi dengan panduan moral dan etika. Tidak ada autentisitas kepala negara. Tidak ada satunya kata dan perbuatan pada pucuk pimpinan yang mestinya jadi teladan negarawan.
Kondisi itu jelas membuat demokrasi di Indonesia berada dalam situasi krisis dan terancam eksistensinya. Jika suara para begawan dan cendekiawan saja diabaikan, bagaimana suara jeritan rakyat yang merupakan roh demokrasi akan didengar?
Padahal, seluruh elemen bangsa berharap pemilu kali ini menjadi momentum konsolidasi demokrasi. Konsolidasi demokrasi bisa terjadi hanya jika prinsip keadilan atau netralitas benar-benar tegak, tanpa ditawar lagi, apalagi digergaji dengan keberpihakan presiden yang di luar nalar dan kepantasan.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.
PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.
RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.
FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.
Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.
DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.
Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.
IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.
SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.
KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.
SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.
BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.
DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved